Aceh Menerima Bantuan 10 Ribu Ton Beras untuk Korban Banjir
Pusat Online

Aceh Menerima Bantuan 10 Ribu Ton Beras untuk Korban Banjir

BANDA ACEH – Dinas Pangan Provinsi Aceh mengumumkan bahwa provinsi tersebut telah menerima bantuan beras bencana sebanyak 10 ribu ton dari pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional. Kepala Dinas Pangan Provinsi Aceh, Surya Rayendra, menyampaikan bahwa bantuan ini akan disalurkan kepada warga yang terdampak banjir di kabupaten dan kota yang membutuhkan.

"Bantuan beras ini akan disalurkan melalui Gubernur Aceh, kemudian diteruskan ke daerah-daerah yang terdampak bencana," kata Surya Rayendra dalam konferensi pers di Banda Aceh, Ahad (14/12/205).

Proses Penyaluran dan Permintaan Daerah

Menurut Surya, alokasi pengiriman beras bencana ke masing-masing kabupaten dan kota akan disesuaikan dengan permintaan dari bupati atau wali kota setempat. Penyaluran akan segera dilaksanakan untuk daerah yang paling membutuhkan pasokan pangan bagi korban banjir.

Sebelumnya, Pemprov Aceh juga telah menyalurkan sekitar 4.390,2 ton dari total 6.298,4 ton beras bencana ke kabupaten dan kota yang terimbas bencana. Penyaluran ini dilakukan melalui Bulog di setiap daerah terdampak.

Situasi Terkini dan Persediaan Beras

Surya Rayendra menjelaskan bahwa masih ada 1.899,1 ton beras bencana yang belum disalurkan, yang akan dilakukan setelah adanya permintaan dari kepala daerah. Dari 18 kabupaten dan kota yang terdampak, penyaluran telah selesai dilakukan di 10 daerah, sementara delapan lainnya masih menunggu permintaan. Daerah-daerah tersebut antara lain Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Utara, Lhokseumawe, Aceh Timur, Aceh Tengah, Bireuen, Gayo Lues, dan Bener Meriah.

Dalam hal persediaan beras, Surya mengungkapkan bahwa stok beras di Provinsi Aceh saat ini mencapai 80 ribu ton, yang diperkirakan cukup hingga Juni 2026. Meskipun secara umum persediaan beras mencukupi, beberapa daerah mengalami penipisan stok, sehingga perlu adanya penambahan pasokan.

"Kendala utama saat ini adalah akses darat yang masih terputus akibat bencana. Kami juga telah mengirim lima ton beras ke Aceh Tengah melalui udara untuk menambah persediaan," tambahnya.

You can share this post!