Dalam situasi darurat akibat banjir yang melanda sejumlah daerah, beberapa sekolah terpaksa menerapkan sistem pembelajaran daring. Keputusan ini diambil untuk memastikan keselamatan siswa dan kelangsungan proses belajar mengajar meskipun dalam kondisi yang tidak ideal.
Keberadaan genangan air di sekitar sekolah telah mengganggu aksesibilitas bagi siswa dan tenaga pengajar. Dengan kondisi ini, pihak sekolah menganggap bahwa pembelajaran daring menjadi alternatif yang paling aman dan efektif.
Dengan diterapkannya pembelajaran daring, diharapkan siswa tetap dapat melanjutkan pendidikan mereka meskipun dalam kondisi yang sulit. Pihak sekolah juga terus memantau perkembangan situasi banjir dan akan kembali ke pembelajaran tatap muka setelah kondisi membaik.