Banjir Rendam Ruang Kelas, Siswa SDN 02 Sembakung Beralih ke Pembelajaran Daring
Ruang Daring

Banjir Rendam Ruang Kelas, Siswa SDN 02 Sembakung Beralih ke Pembelajaran Daring

NUNUKAN – Proses belajar mengajar di SD Negeri 002 Sembakung terpaksa dialihkan ke metode daring akibat banjir yang merendam ruang kelas. Kejadian ini berlangsung sejak Rabu, 25 Februari, dan menyebabkan aktivitas belajar mengajar harus dihentikan sementara.

Kepala SD Negeri 002 Sembakung, Ardiansah, menyatakan bahwa banjir telah mencapai lingkungan sekolah, memaksa pihaknya untuk mengimplementasikan pembelajaran daring. "Sekarang banjirnya sudah menuju ke sekolah. Karena sebagian daerah sudah terendam. Mau tidak mau kita arahkan pembelajaran melalui daring," ungkap Ardiansah.

Namun, penerapan sistem pembelajaran daring ini menghadapi sejumlah tantangan. Dari total 151 siswa yang terbagi dalam enam rombongan belajar, banyak di antara mereka tidak memiliki smartphone. "Salah satu kendala kita, pembelajaran daring sebenarnya tidak maksimal. Karena sebagian besar anak didik kita tidak punya handphone. Makanya kita arahkan siswa yang tidak punya android untuk belajar ke tetangga terdekat yang punya," jelasnya.

Selain itu, banjir juga berdampak pada kondisi fasilitas sekolah. Ardiansah menambahkan bahwa sejumlah meja belajar mengalami kerusakan, dengan permukaan yang mulai terkelupas akibat sering terendam air. "Banjir ini juga berimbas pada fasilitas sekolah yang rusak," tutupnya.

You can share this post!