Banjir Rendam SDN 4 Sanur, Siswa Belajar Daring
Ruang Daring

Banjir Rendam SDN 4 Sanur, Siswa Belajar Daring

Banjir melanda SDN 4 Sanur yang terletak di Desa Sanur Kauh, Denpasar, Bali pada Selasa, 24 Februari 2026. Ketinggian air mencapai paha orang dewasa, memaksa siswa untuk belajar secara daring dari rumah masing-masing.

Selain area sekolah, jalan di depan SDN 4 Sanur, yaitu Jalan Betngandang I, juga terendam air hingga setinggi paha. Kondisi ini mengakibatkan sejumlah rumah warga di sekitar sekolah turut terendam.

Putu Febriasa Suryanata, seorang guru di sekolah tersebut, menyatakan bahwa sebanyak 576 siswa dari kelas I hingga VI terkena dampak dari banjir ini. Meskipun beberapa guru hadir di sekolah untuk menyelamatkan dokumen dan buku yang terletak di tempat yang lebih rendah, akses ke sekolah menjadi sangat sulit.

“Air di depan sekolah sangat tinggi, sehingga sulit bagi siswa untuk masuk. Untuk keselamatan mereka, kami memutuskan untuk menerapkan kebijakan belajar daring,” ungkap Suryanata.

Ia juga menambahkan bahwa belum ada kepastian kapan air akan surut, karena hujan masih terus turun disertai dengan angin yang cukup kencang. “Kami tidak tahu sampai kapan hujannya akan berhenti. Kami berharap ini adalah langkah terbaik untuk anak-anak sembari menunggu airnya surut,” tambahnya.

Suryanata menyebutkan bahwa banjir kali ini merupakan yang terparah yang pernah dialami oleh sekolah, dengan ketinggian air yang mencapai paha, sedangkan biasanya air hanya merendam hingga selutut. Selain ruang kelas, ruang guru di sekolah juga ikut terendam air. Pengalaman siswa dipulangkan lebih awal akibat kondisi cuaca ekstrem ini bukanlah yang pertama kalinya terjadi.

You can share this post!