Bawaslu Gorontalo Tingkatkan Konsolidasi Demokrasi Cegah Politik Uang
Nasional

Bawaslu Gorontalo Tingkatkan Konsolidasi Demokrasi Cegah Politik Uang

Gorontalo (ANTARA) - Bawaslu Provinsi Gorontalo mengintensifkan program konsolidasi demokrasi, sebagai upaya mencegah praktik politik uang menjelang pemilu dan pemilihan mendatang.

Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo Wahyudin M Akili di Gorontalo, Jumat, mengatakan program tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Bawaslu Republik Indonesia yang dilaksanakan secara nasional sepanjang 2026.

“Konsolidasi demokrasi ini dijalankan melalui diskusi formal maupun informal dengan berbagai pihak,” katanya.

Ia mengatakan diskusi melibatkan penggiat pemilu, perguruan tinggi, organisasi masyarakat, serta pemangku kepentingan lainnya yang dinilai kompeten di bidang kepemiluan.

Menurutnya, salah satu fokus utama pembahasan adalah praktik politik uang yang masih terjadi pada pemilu sebelumnya.

Melalui forum tersebut, Bawaslu mendorong lahirnya proyeksi dan strategi pengawasan untuk pemilu dan pemilihan yang akan datang.

Selain diskusi tatap muka, kegiatan juga dikemas dalam bentuk podcast, talkshow, serta sosialisasi melalui media sosial.

Isu yang diangkat tidak hanya politik uang, tetapi juga netralitas aparatur sipil negara (ASN) dan pencegahan penyebaran hoaks pada tahapan pemilu.

Memasuki bulan Ramadhan, Bawaslu Gorontalo menyiapkan program 'Ngabuburit Pengawasan' yang akan dilaksanakan di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.

Wahyudin berharap masyarakat memahami bahwa pemilu bukan sekadar hari pemungutan suara, melainkan proses yang menentukan arah pembangunan bangsa dalam lima hingga puluhan tahun ke depan.

You can share this post!