KBRN, Jakarta: Setelah seminggu perilisan film "Sore: Istri Dari Masa Depan", dua lagu milik grup musik Barasuara, "Terbuang Dalam Waktu" (TDW) dan "Pancarona", mendadak menjadi perbincangan hangat dan menarik perhatian banyak pendengar dalam waktu singkat. Fenomena ini mengejutkan sekaligus mengharukan bagi para personel Barasuara, yang tidak menyangka karya mereka akan mendapatkan respons sefantastis ini.
Peningkatan popularitas ini terbukti dengan capaian "Terbuang Dalam Waktu" yang menduduki peringkat kedua di daftar Viral 50 Indonesia di Spotify, sebuah pencapaian yang membanggakan bagi band tersebut. Keberhasilan ini tidak lepas dari peran film "Sore" yang berhasil memberikan "kehidupan kedua" bagi kedua lagu tersebut dalam semesta cerita yang baru.
Perjalanan Panjang "Terbuang Dalam Waktu" Menuju Layar Lebar.
Salah satu lagu yang menjadi sorotan utama adalah "Terbuang Dalam Waktu", yang memiliki kisah perjalanan panjang sebelum akhirnya menjadi bagian tak terpisahkan dari film "Sore". GeSit, salah satu anggota Barasuara, menceritakan detail proses kreatif dan produksi lagu tersebut:
Januari 2021: Demo lagu TDW pertama kali dibawa ke lokakarya Barasuara di Puncak. Momen emosional terjadi ketika Icil (vokalis) langsung menulis liriknya dan Iga (gitaris/vokalis) melanjutkan bagian penutup, menyebabkan semua yang hadir meneteskan air mata saat pertama kali menyanyikan lagu dengan lirik lengkapnya.
April 2022: Lagu TDW diperdengarkan kepada musisi Erwin Gutawa untuk pertama kalinya. Pertemuan ini juga menjadi ajang diskusi mendalam mengenai detail aransemen orkestra untuk lagu tersebut.
November 2022: Proses rekaman orkestra dilakukan. Barasuara memiliki kesempatan mendengarkan aransemen orkestra dari Erwin Gutawa secara langsung dari Praha via daring. Aransemen inilah yang kemudian digunakan dalam film "Sore".
November 2024: Barasuara dihubungi oleh Mbak Mita mengenai potensi penggunaan TDW sebagai lagu tema film Mas Yandy, meskipun pada saat itu mereka belum mengetahui judul filmnya.
Februari 2025: Barasuara bertemu dengan sutradara Yandy Laurens. Sebulan sebelumnya, mereka sudah menonton seluruh film "Sore" dan mendiskusikan penempatan lagu TDW, sebuah pengalaman yang sangat mengharukan bagi mereka.
Juni 2025: Dilaksanakan pemutaran khusus "Screening Barasuara dengan Penunggang Badai".