Forum Darkweb Sebagai Sarana Penyebaran Materi Eksploitasi Seksual Anak Daring
Ruang Daring

Forum Darkweb Sebagai Sarana Penyebaran Materi Eksploitasi Seksual Anak Daring

Jakarta (ANTARA) - Forum darkweb telah menjadi salah satu platform yang digunakan untuk mengarsipkan, membagikan, memperdagangkan, dan menjual materi eksploitasi seksual anak, menurut ECPAT Indonesia. Organisasi ini merupakan jaringan global yang berfokus pada upaya mengakhiri eksploitasi seksual terhadap anak.

Koordinator Nasional ECPAT Indonesia, Ahmad Sofian, mengungkapkan bahwa forum darkweb telah beroperasi selama bertahun-tahun dalam penyebaran materi eksploitasi seksual anak atau child sexual exploitation material (CSEM). Menurutnya, menghapus konten ini secara permanen sangatlah sulit.

"Situs CSEM sering kali me-replikasi konten dari situs lain, sehingga ketika satu situs dihapus, datanya masih tetap ada di tempat lain," kata Ahmad Sofian dalam sebuah konferensi pers di Jakarta. Dia juga mencatat bahwa beberapa situs menawarkan akses ke CSEM dengan menggunakan bitcoin sebagai metode pembayaran.

Ahmad Sofian menekankan bahwa ada banyak peminat yang tertarik pada materi tersebut, termasuk di antaranya adalah individu dengan kecenderungan pedofilia. Selain forum darkweb, penyebaran materi eksploitasi seksual anak juga dilakukan melalui media sosial dan aplikasi perpesanan, yang semakin memperumit upaya penghapusan konten tersebut.

"Begitu kekerasan seksual pada anak sudah diunggah ke berbagai platform dan situs web, kemungkinan untuk menghapus gambar atau video tersebut menjadi sangat kecil," tambahnya. Menurutnya, perkembangan teknologi yang pesat telah mengubah cara eksploitasi seksual anak, yang kini semakin sering terjadi di ruang virtual.

Ahmad Sofian juga menyatakan bahwa dengan semakin berkembangnya ruang internet, lebih banyak anak menjadi rentan terhadap eksploitasi dan pelecehan seksual. "Teknologi kini digunakan untuk membagikan berbagai aktivitas seksual yang seharusnya bersifat rahasia, tetapi ditampilkan di ruang publik," ujarnya.

ECPAT Indonesia mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati saat berinternet, mengingat risiko yang semakin meningkat dalam konteks eksploitasi seksual anak.

You can share this post!