Indosat Siapkan Jaringan untuk Menghadapi Lonjakan Trafik Ramadan 2026
Teknologi

Indosat Siapkan Jaringan untuk Menghadapi Lonjakan Trafik Ramadan 2026

RRI.CO.ID, Malang - Memasuki Ramadan 2026, lonjakan penggunaan data diperkirakan kembali terjadi seiring meningkatnya aktivitas digital masyarakat, mulai dari video call saat sahur hingga arus komunikasi saat mudik dan Lebaran. Operator telekomunikasi pun bersiap menjaga kualitas jaringan agar tetap stabil.

SVP Head of Region East Java Indosat Ooredoo Hutchison, Sigit Herprabowo mengatakan, trafik data di wilayah Circle Java tahun lalu meningkat signifikan saat Ramadan dan Lebaran. Tahun ini, kenaikan trafik di Jawa diprediksi mencapai 24,8 persen dan di East Java sebesar 17,7 persen.

“Kami memprediksi lonjakan trafik di Jawa sekitar 24,8 persen dan di East Java 17,7 persen, sehingga jaringan harus benar-benar siap, kuat, stabil, dan aman,” ujar Sigit, Rabu, 25 Februari 2026.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, perusahaan melakukan monitoring jaringan 24 jam nonstop, memetakan 25 jalur mudik, serta mengidentifikasi 291 titik Point of Interest (POI) seperti bandara, pelabuhan, pusat perbelanjaan, dan destinasi wisata. Sebanyak 74 titik berada di Jawa Timur.

Enam posko siaga juga disiapkan di Yogyakarta, Semarang, Surakarta, Surabaya, Malang, dan Denpasar.

“Kami monitoring 24 jam dan menyiapkan tim khusus untuk mengantisipasi gangguan cuaca. Harapannya, masyarakat tetap terhubung di mana pun mereka berada,” katanya.

Sebagai bagian dari pembuktian kualitas jaringan, Indosat juga akan menggelar siaran live TikTok dan podcast sepanjang 560 kilometer dari Jakarta hingga Candi Prambanan pada 10 Maret mendatang.

You can share this post!