Inovasi Teknologi untuk Aksesibilitas Penyandang Disabilitas Dihargai di Universitas Sains Hue
Sosial

Inovasi Teknologi untuk Aksesibilitas Penyandang Disabilitas Dihargai di Universitas Sains Hue

Portal Media Online - Pada tanggal 7 Juli, di Universitas Sains, Universitas Hue (HUSC), banyak solusi teknologi inovatif yang mendukung penyandang disabilitas mendapat penghargaan pada upacara penutupan dan presentasi penghargaan Kompetisi Desain Situs Web/Aplikasi Digital yang memenuhi standar aksesibilitas WCAG 2.2.

Acara ini diselenggarakan oleh Universitas Sains Hue bekerja sama dengan Humanity & Inclusion (HI), dengan pendanaan dari Uni Eropa (UE). Kompetisi ini merupakan bagian dari upaya untuk membangun masyarakat digital yang inklusif di mana layanan dan platform digital menjadi lebih mudah diakses oleh semua orang, terutama penyandang disabilitas.

Setelah lebih dari sebulan pelaksanaan, kompetisi ini menarik 19 peserta dari kalangan mahasiswa dengan banyak ide inovatif. Di antara mereka, solusi yang paling menonjol berfokus pada penerapan kecerdasan buatan (AI) dan suara untuk mengatasi hambatan akses.

Produk pemenang hadiah pertama dari tim kontestan Tran Xuan Truong dan Truong Dinh Phuc diberi nama "Sistem Pencarian Kerja Cerdas (JobAccess)". Solusi ini menggunakan AI yang dikombinasikan dengan kontrol suara untuk membantu penyandang tunanetra dan penyandang disabilitas dalam menemukan peluang kerja dengan mudah dan efektif sesuai dengan standar WCAG 2.2.

Dua hadiah kedua diberikan kepada kontestan Nguyen Dinh Khanh Nguyen untuk produknya “Access Read - sebuah platform web yang mendukung pembacaan dokumen, peringkasan berbasis AI, tanya jawab kontekstual, pembacaan artikel, dan manajemen konten yang berorientasi pada aksesibilitas”; dan kontestan Hoang Kim Thien untuk produknya “Smart Agri - Sebuah platform pertanian digital yang komprehensif dan tanpa hambatan untuk semua orang”.

Yang menarik, banyak solusi muncul dari pemahaman mendalam tentang tantangan kehidupan nyata. Kontestan Hoang Kim Thien berbagi bahwa idenya untuk Smart Agri berawal dari keinginan untuk membantu ayahnya, yang memiliki kesulitan mobilitas, menemukan kegembiraan dalam merawat tanaman.

Panel juri sangat mengapresiasi produk-produk tersebut bukan hanya karena kreativitas dan penerapan teknologinya, tetapi juga karena penerapan standar aksesibilitas digital internasional yang terampil. Keberhasilan kompetisi ini telah berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran tentang pengembangan produk digital inklusif, menciptakan peluang bagi siswa untuk memecahkan masalah sosial praktis.

Solusi-solusi ini bukan hanya pencapaian akademis, tetapi juga bukti upaya untuk membangun lingkungan digital yang adil dan berkelanjutan, serta memenuhi komitmen untuk "tidak meninggalkan siapa pun di belakang" di era transformasi digital.

Sumber: https://giaoducthoidai.vn/vinh-danh-nhung-giai-phap-cong-nghe-xoa-rao-can-cho-nguoi-khuyet-tat-post784222.html

You can share this post!