Iran Luncurkan Serangan Rudal dan Drone ke Israel setelah Serangan AS-Israel
Internasional

Iran Luncurkan Serangan Rudal dan Drone ke Israel setelah Serangan AS-Israel

Portal Media Online - WARTAKOTALIVECOM — Konflik terbuka antara Iran dan Israel kembali memasuki fase berbahaya setelah Teheran meluncurkan rudal dan pesawat nirawak ke wilayah Israel, Sabtu (28/2/2026), sebagai respons langsung atas serangan militer gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap sasaran di Iran beberapa jam sebelumnya.

Sirene peringatan serangan udara meraung di sejumlah kota Israel sekitar pukul 10.00 waktu setempat, sebagaimana dilaporkan media Israel The Jerusalem Post dan The Times of Israel.

Warga diminta segera berlindung ketika militer Israel mengonfirmasi adanya gelombang rudal yang bergerak menuju wilayah negara tersebut.

Serangan balasan Iran terjadi tidak lama setelah rudal pertama Amerika Serikat-Israel dilaporkan menghantam target di Iran pada pukul 08.10 waktu Tel Aviv.

Interval waktu yang relatif singkat itu menunjukkan kesiapan respons militer Iran sekaligus menegaskan bahwa eskalasi konflik kini bergerak dalam hitungan jam, bukan lagi hari atau minggu.

Secara geografis, Iran dan Israel dipisahkan jarak sekitar 990 kilometer tanpa perbatasan langsung.

Di antara keduanya terbentang Irak, Suriah, dan Jordania wilayah yang selama ini menjadi koridor strategis sekaligus ruang udara sensitif dalam setiap konfrontasi kedua negara.

Keberadaan pangkalan militer Amerika Serikat di sejumlah negara Arab memperbesar dimensi konflik.

Negara-negara seperti Jordania sebelumnya bahkan terlibat secara tidak langsung dalam pertahanan regional ketika rudal balasan Iran pada Juni 2025 dicegat di atas wilayahnya.

Situasi tersebut memperlihatkan bagaimana konflik bilateral dapat dengan cepat berubah menjadi krisis keamanan kawasan.

Ledakan pertama yang terdengar di Israel utara, menurut laporan Al Jazeera, berasal dari roket pencegat sistem pertahanan udara Israel yang berusaha menghancurkan proyektil Iran di udara.

Hingga kini belum ada kepastian jenis senjata yang digunakan Iran, namun negara itu diketahui memiliki rudal balistik jarak menengah yang mampu mencapai Israel dalam waktu singkat.

Militer Israel atau Tzahal menyatakan sistem pertahanan udara diaktifkan penuh dan meminta warga tetap berada di ruang perlindungan. Pernyataan tersebut menunjukkan tingkat ancaman yang dinilai serius oleh otoritas keamanan Israel.

Di Teheran, Garda Revolusi Iran (IRGC) secara terbuka mengakui peluncuran rudal dan drone.

Dalam pernyataannya, IRGC menyebut operasi tersebut sebagai respons terhadap “agresi musuh jahat dan kriminal”.

You can share this post!