Jose Balcazar Dilantik Sebagai Presiden Interim Peru Menjelang Pemilu 2026
Nasional

Jose Balcazar Dilantik Sebagai Presiden Interim Peru Menjelang Pemilu 2026

MEDIA PAKUAN, PERU - Parlemen Peru pada Rabu (19/2/2026) memilih Jose Balcazar sebagai presiden interim menjelang pemilu April mendatang. Balcazar menjadi presiden kedelapan dalam satu dekade terakhir di negara Amerika Latin ini.

Sejak 2018, Peru mengalami pergantian kepala negara yang cepat, mencerminkan retaknya hubungan antara eksekutif dan Kongres serta fragmentasi sistem partai yang menyulitkan pembentukan koalisi pemerintahan yang stabil.

Balcazar, politikus sayap kiri berusia 83 tahun, resmi mengambil alih setelah Jose Jeri dilengserkan oleh Kongres pada Selasa (17/2/2026).

Jeri, yang baru berusia 39 tahun, hanya mampu bertahan empat bulan sebagai presiden sebelum dimakzulkan karena terseret skandal korupsi dan pertemuan tertutup dengan pengusaha asal China, Zhihua Yang, yang tidak pernah dipublikasikan.

Selain menjadi presiden sementara, Balcazar juga merangkap sebagai Ketua Kongres. Dalam upacara pelantikan singkat, ia menerima selempang presiden dan menyampaikan sumpahnya:

Proses Pemilihan dan Masa Jabatan

Pemilihan Balcazar berlangsung ketat. Ia menang atas politisi kanan-tengah Maria del Carmen Alva dengan suara 64 berbanding 46 setelah sidang berjam-jam.

Empat kandidat lain sebelumnya gagal meraih mayoritas sederhana pada putaran pertama, mengejutkan Alva yang sempat dijagokan sebagai calon kuat.

Rakyat Peru dijadwalkan memilih presiden baru pada 12 April 2026, dengan putaran kedua kemungkinan digelar pada Juni. Balcazar akan menjabat hingga akhir masa pemerintahan saat ini pada 28 Juli 2026, saat presiden terpilih dilantik.

You can share this post!