Portal Media Online - JPO itu dilengkapi dengan fasilitas lift berbahan kaca transparan untuk mempermudah akses bagi penyandang disabilitas.
18:32:09
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Sarinah di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat (Jakpus) yang rampung direvitalisasi pada Senin (2/3). JPO Sarinah yang sebelumnya terbengkalai itu kini tampil lebih modern setelah direvitalisasi.
"Pada hari ini Senin tanggal 2 Maret tahun 2026, revitalisasi jembatan penyeberangan orang halte Transjakarta MH Thamrin Sarinah saya nyatakan diresmikan," kata Pram
JPO itu dilengkapi dengan fasilitas lift berbahan kaca transparan untuk mempermudah akses bagi penyandang disabilitas, lansia, maupun masyarakat dengan keterbatasan mobilitas. JPO itu menghubungkan pejalan kaki dengan halte Transjakarta MH Thamrin, Sarinah.
Keberadaan JPO itu nampak memakan sebagian bahu trotoar. Sedangkan sebagian trotoar yang tersisa didesain ulang sebagai jembatan khusus pejalan kaki.
JPO Sarinah
Pramono menyatakan, JPO Sarinah adalah JPO pertama yang dimiliki oleh Jakarta. JPO tersebut diresmikan oleh Gubernur Ali Sadikin pada April 1968.
Revitalisasi JPO sengaja dilengkapi dengan lift agar ramah bagi disabilitas. Kendati JPO Sarinah kini telah direvitalisasi, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI tidak menghilangkan pelican crossing bagi pejalan kaki.
“Dengan demikian, masyarakat yang suka berjalan akan punya pilihan untuk menyeberang, tetapi bagi yang berkebutuhan khusus atau disabilitas bisa memanfaatkan ini dan sebagainya. Dan ini juga untuk publik bisa memanfaatkan,” jelas Pramono.
Sebesar 2,6 meter
Dikarenakan pembangunan JPO Sarinah tersebut memakan sebagian bahu trotoar, Pemprov DKI Jakarta bakal memperlebar trotoar ke arah badan jalan sebesar 2,6 meter. Dengan begitu, akses pejalan kaki diharapkan tidak akan terganggu karena keberadaan JPO.
“Nantinya pedestrian ini akan dilebarkan kurang lebih 2,6 (meter). Sehingga dengan demikian pedestrian ini akan bisa lebih luas, lebih lebar,” ujar dia.