Banjarbaru, DUTA TV — Kebakaran menghanguskan ruang guru di SD Negeri 2 Kemuning, Kecamatan Banjarbaru Selatan, pada Senin malam, 20 Oktober 2025. Insiden ini merupakan yang kedua kalinya terjadi di sekolah tersebut, setelah sebelumnya pada 2 Februari 2024, kebakaran juga melanda ruang gudang penyimpanan barang serta rumah dinas guru.
Kepala SD Negeri 2 Kemuning, Dwi Timorita, mengungkapkan bahwa kebakaran kali ini mengakibatkan kerusakan parah di ruang guru. Berkas rapor murid dan dokumen administrasi yang tersimpan di lemari ruang guru juga tidak dapat diselamatkan. "Ruang guru yang terbakar semua, dan di dalam situ administrasi guru, ATK, dan ada lemari-lemari untuk penyimpanan rapor," ujarnya.
Dalam situasi ini, proses belajar mengajar dialihkan ke metode daring hingga batas waktu yang belum ditentukan. Dwi menambahkan bahwa perangkat elektronik di ruang guru, seperti printer, mungkin juga terkena dampak, meskipun tidak ada komputer yang terbakar.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Banjarbaru, Dedi Sutoyo, menyatakan bahwa kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik. "Kami akan melakukan perbaikan dan mengimbau kepada para guru serta pihak sekolah untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan perangkat elektronik seperti komputer, laptop, dan AC. Perbaikan instalasi listrik dapat menggunakan dana BOS," ujarnya.
Insiden ini menyoroti pentingnya keselamatan di lingkungan sekolah serta perlunya pengawasan yang lebih ketat terhadap penggunaan listrik dan perangkat elektronik.