Pada bulan Februari 2026, warga Kota Padangsidimpuan dihebohkan dengan keberadaan sarang lebah yang terletak di Lampu Penerang Jalan Umum (LPJU) di Jalan Patrice Lumumba, Kelurahan Wek III, Kecamatan Padangsidimpuan Utara. Sarang lebah ini berada di lokasi strategis, tepat di depan Sate Nauli yang merupakan bekas Bioskop Rajawali, di tengah keramaian pusat pasar.
Dalam beberapa hari terakhir, masyarakat setempat melaporkan bahwa sarang lebah tersebut semakin membesar. Keberadaan lebah di lokasi ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga, terutama terkait dengan potensi resiko kesehatan akibat sengatan lebah yang dapat berbahaya, bahkan mematikan.
Kekhawatiran ini semakin meningkat mengingat sifat agresif lebah yang bersifat teritorial. Apabila merasa terancam, lebah dapat menyerang secara berkoloni, yang tentu saja sangat berisiko, terutama bagi anak-anak dan warga yang sering beraktivitas di sekitar pasar.
Seorang warga bernama Ryan menyatakan, "Ini sangat mengkhawatirkan, apalagi makin hari saya lihat sarangnya makin besar. Sebelum ada korban, baiknya pihak yang terkait atau ada pawang lebah bisa mengevakuasi sarangnya ke tempat yang lebih aman."
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Dinas Damkar Kota Padangsidimpuan, Ashadi Nasution, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan dari masyarakat mengenai keberadaan sarang lebah tersebut. "Minggu yang lalu kita sudah mencoba untuk menyiram sarang ini menggunakan mobil damkar, namun informasi terbaru menyebutkan lebah tersebut kembali bersarang di lokasi yang sama," ujarnya.
Dengan situasi yang semakin mengkhawatirkan, diharapkan pihak berwenang segera mengambil tindakan untuk mengevakuasi sarang lebah tersebut demi kenyamanan dan keamanan warga sekitar.