Palangka Raya, HAISAWIT – Sebuah truk tangki yang mengangkut minyak kelapa sawit mentah (CPO) mengalami kecelakaan di Jalan Tjilik Riwut, tepatnya di depan MIS Miftahul Huda 2. Kecelakaan ini terjadi ketika truk melaju dari arah Tangkiling menuju Pahandut Seberang dan mengalami kerusakan pada dua ban belakang sebelah kanan, yang menyebabkan truk terguling dan tumpahan minyak CPO di badan jalan.
Tumpahan minyak yang terjadi menimbulkan kondisi jalan yang licin, sehingga berisiko bagi pengendara yang melintas. Laporan pertama mengenai kecelakaan ini diterima oleh call center 112 pada pukul 15.35 WIB dari seorang warga pada Rabu, 10 September 2025.
Menanggapi insiden tersebut, Tim Rescue Damkar Kota Palangka Raya, bersama dengan beberapa instansi terkait seperti Polri, TNI, dan BPBD, langsung turun tangan untuk melakukan evakuasi dan pembersihan jalan. Regu 2 Rescue Damkar juga menerima laporan tambahan pada pukul 21.59 WIB mengenai korban kecelakaan di kawasan KM 3,5 Jalan Tjilik Riwut, yang mengharuskan dilakukan evakuasi dua kali karena jumlah korban lebih dari satu.
Korban yang jatuh akibat tumpahan minyak tersebut segera dibawa ke RSUD Doris Sylvanus untuk mendapatkan penanganan medis. Meskipun tidak ada laporan korban jiwa, beberapa pengendara mengalami luka ringan akibat terpeleset di lokasi kejadian.
Tumpahan minyak dari truk tangki juga terbawa oleh kendaraan lain, sehingga menyebar cukup luas dari depan Stadion Tuah Pahoe hingga Hotel Nansarunai di KM 5 Jalan Tjilik Riwut. Selain itu, minyak juga mencapai persimpangan Jalan Garuda yang mengarah ke pusat Kota Palangka Raya.
Koordinator Lapangan berkoordinasi dengan Polda Kalteng, Polres Palangka Raya, serta Dinas Perhubungan Kota untuk melakukan pengalihan arus lalu lintas guna mencegah risiko kecelakaan beruntun di area yang licin. Proses pembersihan jalan dilakukan hingga malam hari, di mana tim Damkar dan aparat kepolisian melakukan penyemprotan serta evakuasi truk tangki, memastikan jalur kembali aman untuk dilalui kendaraan.
Setelah proses pembersihan selesai, jalur yang sebelumnya terdampak tumpahan minyak kini telah bisa dilalui kembali oleh kendaraan.