Portal Media Online - Konsolidasi Nasional Konferensi Republik bertajuk “Jalan Menata Kembali Republik” yang dijadwalkan berlangsung di Kampus Universitas Indonesia dibatalkan secara mendadak beberapa jam sebelum acara dimulai. Sebagai alternatif, panitia memutuskan untuk melanjutkan forum secara daring.
Pembatalan acara disampaikan menjelang dini hari setelah panitia menyelesaikan seluruh prosedur perizinan yang dimulai sejak 19 Juni. Persiapan teknis di lokasi juga telah rampung. Panitia menilai keputusan pembatalan datang akibat dinamika eksternal yang tidak terduga, yang berada di luar kendali manajemen kampus.
Ketua Pelaksana Konsolidasi Nasional Konferensi Republik, Ahmad Mujahid, menjelaskan bahwa seluruh tahapan administrasi telah dipenuhi, termasuk komunikasi positif dengan pihak kampus. Ia menyatakan, pada 24 Juni, panitia menerima surat tugas untuk petugas fakultas yang akan mengawal kegiatan, dan instalasi fisik di venue telah siap. Namun, pada pukul 01.00 dini hari, panitia menerima pemberitahuan resmi mengenai pembatalan sepihak penggunaan ruangan.
Panitia memilih untuk menahan diri dalam merespons pembatalan tersebut, mengingat situasi sulit yang dihadapi oleh UI. Ketua Umum Panitia, Sudirman Said, menekankan bahwa ketakutan terhadap represi harus dilawan, dan meskipun ruang fisik bisa dikunci, gagasan tetap tidak bisa dibatasi. Forum konsolidasi tetap berlangsung secara daring mulai pukul 13.00 WIB dan terbuka bagi peserta yang terdaftar, melanjutkan agenda menata kembali republik tanpa terhalang ruang fisik.