Jakarta -
Untuk memenuhi kebutuhan konsumen telekomunikasi, kini operator selular mengeluarkan layanan kuota internet yang tidak langsung hangus. Menurut pengamat telekomunikasi, langkah tersebut untuk mengikuti dinamika dan kebutuhan konsumen seluler.
Dosen Teknik Elektronik dan Informatika (STEI) ITB, Agung Harsoyo menuturkan bahwa awal mula produk selular masuk Indonesia berjenis pascabayar atau postpaid dengan skema tarif berdasarkan penggunaan (pay-as-you-use).
Seiring berjalannya waktu, keinginan pasar berubah hingga operator seluler menghadirkan produk prabayar atau prepaid. Saat itu, produk ini yang dikeluarkan operator selular masih memberlakukan tarif berdasarkan penggunaan. Namun ternyata konsep berdasarkan penggunaan dinilai konsumen sangat memberatkan dan mahal.