Portal Media Online - Emiten Sawit
InfoSAWIT, SINGAPURA – Wilmar International Limited mencatatkan kinerja positif pada paruh kedua 2025. Perusahaan agribisnis terkemuka di Asia ini membukukan kenaikan laba bersih inti sebesar 24% menjadi US$693,9 juta pada semester II 2025 (2H2025), dibandingkan US$558,2 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Peningkatan tersebut terutama ditopang performa kuat segmen Feed & Industrial Products, serta kontribusi lebih tinggi dari perusahaan patungan dan entitas asosiasi, khususnya investasi Wilmar di Tiongkok.
Ditopang Keuntungan Non-Operasional
Selain pertumbuhan operasional, Wilmar juga mencatat keuntungan non-operasional signifikan. Perseroan mengakui laba sebesar US$1,14 miliar dari pengukuran kembali perubahan kepemilikan saham pada entitas asosiasinya, AWL Agri Business Limited.
BACA JUGA: Kementan Dorong Hilirisasi, Sawit Diproyeksi Perkuat Ekonomi dari Hulu ke Hilir
Namun demikian, keuntungan tersebut sebagian dikompensasi oleh pembayaran kompensasi dan pembentukan provisi atas operasional di Indonesia, serta pencadangan terkait dua kasus hukum yang masih berjalan di Tiongkok (kasus Guangzhou dan Dongguan) sebagaimana diumumkan oleh anak usaha Wilmar yang dimiliki 89,99%, Yihai Kerry Arawana Holdings Co. Ltd.
Wilmar juga melakukan pencadangan kerugian atas perusahaan asosiasinya di Pakistan menyusul ditemukannya persoalan dalam laporan keuangan yang berdampak pada likuiditas dan memunculkan keraguan atas kelangsungan usaha entitas tersebut. Secara bersih, penyesuaian non-inti satu kali ini menghasilkan tambahan keuntungan sebesar US$103,8 juta.
Dengan memperhitungkan keuntungan non-operasional tersebut, laba bersih Wilmar pada 2H2025 meningkat 38% menjadi US$815,9 juta, dibandingkan US$590,2 juta pada 2H2024.
BACA JUGA: Harga TBS Sawit Jambi Periode 27 Februari – 5 Maret 2026 Turun Rp. 22,71 per Kg
Untuk tahun buku penuh 2025 (FY2025), laba bersih inti meningkat 10% menjadi US$1,28 miliar dari US$1,16 miliar pada FY2024. Sementara itu, laba bersih tumbuh 21% menjadi US$1,41 miliar dibandingkan US$1,17 miliar pada tahun sebelumnya.
Segmen Perkebunan dan Gula Tertekan
Di sisi lain, segmen Plantation and Sugar Milling mencatat penurunan laba sebelum pajak sebesar 28% menjadi US$154,5 juta pada 2H2025, dibandingkan US$215,3 juta pada periode yang sama tahun lalu.
Dilansir keterangan resmi perusahaan diterima InfoSAWIT, Sabtu (28/2/2206), penurunan ini dipicu melemahnya kinerja bisnis perkebunan sawit dan penggilingan gula. Harga minyak sawit yang lebih rendah pada akhir FY2025 menyebabkan kerugian dari perubahan nilai wajar aset biologis yang diakui pada semester II.
BACA JUGA: Harga CPO KPBN Inacom Turun Pada Kamis (26/2), Perdagangan CPO di Bursa Malaysia Masih Lesu
Produksi tandan buah segar (TBS) juga turun 8% menjadi 1.996.961 metrik ton pada 2H2025, dari 2.162.031 metrik ton pada 2H2024, akibat kondisi cuaca yang kurang mendukung di Indonesia.
Sementara itu, bisnis gula menghadapi tekanan dari penurunan harga gula global serta penurunan volume penjualan sebesar 4% menjadi 2,2 juta metrik ton, dibandingkan 2,3 juta metrik ton pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Laman berikutnya
Dibaca : 9,450
Halaman: 1 2
Dapatkan update berita seputar harga TBS, CPO, biodiesel dan industri kelapa sawit setiap hari dengan bergabung di Grup Telegram "InfoSAWIT - News Update", caranya klik link InfoSAWIT-News Update, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Bisa juga IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS.
Atau ikuti saluran Whatsapp "InfoSAWIT News", caranya klik link InfoSAWIT News
Untuk informasi langganan dan Iklan silahkan WhatsApp ke Marketing InfoSAWIT_01 dan Marketing InfoSAWIT_02 atau email ke [email protected]
Ditag Berita Sawit Emiten Sawit perkebunan sawit Perusahaan Minyak Sawit Sawit Wilmar
Berita Sawit Terkait
Jaga Operasional Pabrik Sawit Tetap Prima dengan Kawat Las KOBELCO
Kemendag Sosialisasikan Tiga Aturan Baru Ekspor SDA Strategis, Sawit Masuki Masa Transisi hingga Akhir 2026
Permendag 16/2026 Berlaku, Kemendag Pastikan Ekspor Sawit Tetap Berjalan Selama Masa Transisi
Dukung Pemenuhan Hak Anak, Sinar Mas Agribusiness and Food Perkuat Upaya Pencegahan Pekerja Anak
Kemendag Terbitkan Aturan Baru Ekspor Sawit, Tata Kelola SDA Strategis Diperketat
Bea Cukai Siap Awasi Ekspor Sawit, Batubara, dan Paduan Besi Sesuai PP No. 24 Tahun 2026
DSNG Bagikan Dividen Rp498 Miliar, Pemegang Saham Setujui Seluruh Agenda RUPST 2026
Bupati Bangka Ultimatum Cabut Izin Usaha PT Sawindo Kencana, Penyelesaian Kredit Kebun Sawit Petani Ditargetkan Tuntas Dua Pekan
Satgas Pangan Polri Selidiki Dugaan Kartel Harga TBS Sawit, Ratusan Perusahaan Jadi Perhatian
SPKS Aceh Siap Dampingi Polda Usut PKS dan Tengkulak yang Beli TBS Sawit di Bawah Harga Resmi
SISKA: Potensi Besar, Realitas yang Tertahan
Mentan Amran: Harga TBS Sawit Harus Naik, 300 Perusahaan Sawit Akan Diperiksa
Navigasi pos
Berita Sebelumnya Tumpukan Cangkang Sawit Menggunung di Sekadau, Legalitas PT TBMS Dipertanyakan
Berita Selanjutnya Harga CPO KPBN Inacom Naik Pada Jumat (27/2), Perdagangan CPO di Bursa Malaysia Menguat
Berita Sawit Lainnya
Jaga Operasional Pabrik Sawit Tetap Prima dengan Kawat Las KOBELCO
Wilmar Perkuat Ekonomi Nelayan Desa Terate Lewat Bantuan Alat Tangkap dan Pengembangan Usaha
Kemendag Sosialisasikan Tiga Aturan Baru Ekspor SDA Strategis, Sawit Masuki Masa Transisi hingga Akhir 2026
Manajemen Akar Kelapa Sawit: Inovasi Agronomi Guna Genjot Produktivitas
Permendag 16/2026 Berlaku, Kemendag Pastikan Ekspor Sawit Tetap Berjalan Selama Masa Transisi
Harga CPO KPBN Inacom Naik Pada Rabu (10/6), Perdagangan CPO di Bursa Malaysia Ditutup Menguat
Dukung Pemenuhan Hak Anak, Sinar Mas Agribusiness and Food Perkuat Upaya Pencegahan Pekerja Anak
Kemendag Terbitkan Aturan Baru Ekspor Sawit, Tata Kelola SDA Strategis Diperketat
Bea Cukai Siap Awasi Ekspor Sawit, Batubara, dan Paduan Besi Sesuai PP No. 24 Tahun 2026
Harga TBS Sawit Swadaya Riau Periode 10-16 Juni 2026 Naik Rp403,02 per Kg
Harga CPO KPBN Inacom Turun Tipis Pada Selasa (9/6), Perdagangan CPO di Bursa Malaysia Melemah
DSNG Bagikan Dividen Rp498 Miliar, Pemegang Saham Setujui Seluruh Agenda RUPST 2026
Harga TBS Sawit Plasma Riau 10 – 16 Juni 2026 Turun Rp64,09 per Kg
Harga TBS Sawit Swadaya Kalteng Periode II-Mei 2026 Turun Rp236,16 per Kg
Bupati Bangka Ultimatum Cabut Izin Usaha PT Sawindo Kencana, Penyelesaian Kredit Kebun Sawit Petani Ditargetkan Tuntas Dua Pekan