Lagu 'Hari yang Mantap' Kembali Viral di Media Sosial Pasca Kepergian Gusti Irwan
Hiburan

Lagu 'Hari yang Mantap' Kembali Viral di Media Sosial Pasca Kepergian Gusti Irwan

KBRN, Bengkulu: Fenomena musik kembali hadir di jagat digital. Lagu “Hari yang Mantap” milik mendiang Gusti Irwan Wibowo masih menduduki posisi istimewa di hati netizen. Meski sang musisi telah berpulang pada Juni 2025, karyanya justru menemukan kehidupan baru lewat media sosial. Potongan lirik jenaka seperti “Hari yang mantap, aduh sedap” hingga “Apa bisa kita bertemu walau sebentar?” masih ramai terdengar di berbagai timeline hingga akhir September ini.

Popularitasnya pun terukur. Berdasarkan siaran pers yang diterima pada 18 Agustus 2025, lagu ini sudah digunakan lebih dari 751 ribu video di TikTok dan 103 ribu konten di Instagram Reels. Hingga kini, jumlahnya terus bertambah karena kreator muda menjadikannya latar untuk daily vlog, lipsync challenge, hingga parodi kocak. Bahkan sejumlah selebritas ikut memakai lagu ini, membuat gaungnya kian meluas.

Tidak berhenti di situ, “Hari yang Mantap” juga memicu lahirnya berbagai versi cover, remix, hingga aransemen ulang. Lagu ini menjadi semacam soundtrack tak resmi kehidupan sehari-hari anak muda di dunia maya. Keberhasilannya membuktikan bagaimana lirik sederhana berpadu melodi ringan bisa menghadirkan hiburan sekaligus daya tarik yang sulit dilewatkan.

Lagu ini lahir dari kolaborasi Gusti dengan Nehru Rindra. Chemistry keduanya menghasilkan karya dengan ciri khas “Enak di Kuping”, genre yang dirumuskan sendiri oleh Gusti. Perpaduan pop dangdut, nuansa Melayu modern, serta sentuhan absurd menjadikan musiknya unik, dekat dengan keseharian, sekaligus otentik.

Album terakhir Gusti berjudul “Endikup” dirilis tepat sebulan setelah kepergiannya. Album ini memuat sembilan lagu, dengan “Hari yang Mantap” sebagai sorotan utama. Dirilis secara anumerta, album ini menjadi persembahan terakhir Gusti bagi para pendengarnya, sekaligus warisan musikal yang menggambarkan sisi jujur dan jenaka dirinya.

Kini, meski sang pencipta telah tiada, “Hari yang Mantap” tetap bertahan sebagai tren musik viral di ruang digital. Apakah kamu sudah ikut mencoba membuat konten dengan lagu viral ini?

You can share this post!