Portal Media Online - Berbeda dengan pertandingan-pertandingan sebelumnya di turnamen ini, panitia penyelenggara secara tak terduga memindahkan waktu mulai leg pertama final menjadi pukul 09.40 (waktu Vietnam). Perubahan ini berarti bahwa Lai Ly Huynh dan lawannya, Trinh Vu Dong, harus memainkan pertandingan pagi pertama mereka di turnamen tersebut.
Trinh Vu Dong menduduki peringkat ke-8 di Tiongkok. Di babak semifinal, ia membuat kejutan dengan mengalahkan Doan Thang - salah satu dari empat pemain catur terkuat di Tiongkok saat ini.
Trinh Vu Dong, yang tahun ini berusia 25 tahun, terkenal sebagai "pria yang tenang dan terkendali" karena gaya bermainnya yang tenang dan terkendali di saat-saat krusial.
Pada babak pertama final, Lai Ly Huynh bermain dengan bidak merah, sehingga ia mendapat giliran pertama. Hal ini memberikan sedikit keuntungan bagi pemain Vietnam tersebut.
Trinh Vu Dong memulai pertandingan dengan lebih baik, sebelum Lai Ly Huynh mengambil alih keunggulan di permainan tengah seperti yang biasa dilakukannya.
Pada babak akhir, Lai Ly Huynh memiliki keunggulan signifikan dalam jumlah kuda dan gajah, tetapi itu masih belum cukup untuk mengalahkan Trinh Vu Dong. Pada akhirnya, kedua pemain menerima hasil imbang.
Hasil ini menempatkan Lai Ly Huynh pada sedikit kerugian karena di leg kedua final (yang berlangsung pukul 13.30 pada hari yang sama), ia harus bermain dengan bidak hitam, dan akan bermain di urutan kedua.
Namun, sepanjang turnamen, Lai Ly Huynh telah berulang kali menunjukkan keahliannya dan meraih kemenangan spektakuler saat bermain dengan bidak hitam. Bagi pemain dengan gaya bermain yang tenang dan stabil seperti Lai Ly Huynh, warna bidak yang dimainkannya bukanlah faktor penentu.
Dianggap sebagai "turnamen super" yang menduduki posisi teratas dalam catur Tiongkok, Piala Wuyang menawarkan total hadiah lebih dari 1,1 juta yuan (lebih dari 4 miliar VND), jumlah tertinggi yang pernah ada.
Sang juara akan menerima 300.000 yuan (lebih dari 1 miliar VND), dan hanya dengan mencapai babak final saja sudah menjamin hadiah minimal 12.500 yuan (47 juta VND).
Babak kualifikasi turnamen berlangsung dari tanggal 29 hingga 31 Januari, sedangkan babak final diadakan dari tanggal 25 Februari hingga 1 Maret di Guangzhou.
Selain Lai Ly Huynh dari Vietnam, 15 pemain lain yang mengikuti turnamen ini adalah: Doan Thang, Manh Phan Due, Vuong Vu Bac, Tran Hoang Thinh, Ngo Nguy, Trieu Phan Vi, Vuong Hao, Luu Tu Kien, Trinh Vu Dong, Luu Bach Hoanh, Tuc Thieu Phong, Quach Phung Dat, Phung Gia Tuan, serta dua pemain putri, Duong Dan dan Duong Tu Nama.
Leg kedua final akan berlangsung pada pukul 13.30 pada tanggal 1 Maret.
Turnamen tersebut disiarkan langsung secara luas di berbagai saluran YouTube dan platform media sosial yang khusus membahas catur Tiongkok di Vietnam.