Liga Mulia Padel: Turnamen Padel Pertama Berformat Liga di Indonesia
Olahraga

Liga Mulia Padel: Turnamen Padel Pertama Berformat Liga di Indonesia

Portal Media Online - TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kota Makassar kembali mencetak sejarah olahraga nasional setelah turnamen bertajuk Liga Mulia Padel by CIMB Niaga resmi bergulir dan menjadi kompetisi padel dengan format liga pertama di Indonesia dengan total hadiah mencapai 10.000 dolar AS.

Ajang bergengsi yang digelar di Top Spin Arena mulai 27 Februari hingga 8 Maret 2026 ini menjadi magnet baru bagi pecinta olahraga raket yang tengah naik daun di Tanah Air.

Sebanyak 16 tim papan atas ambil bagian dalam persaingan sengit tersebut, termasuk Arcadia Padel Club, Superbad, Simatupang Padel Squad, Kartel Padel, hingga Padel Mania.

Turnamen ini tak hanya menawarkan gengsi kompetisi, tetapi juga memperkenalkan sistem beregu dengan format liga penuh yang menjanjikan konsistensi dan strategi jangka panjang dari setiap klub peserta.

Ketua Panitia Liga Mulia Padel, Amirul Yamin Ramadhansyah yang akrab disapa Iyul, menjelaskan bahwa format pertandingan mencakup tiga kategori yakni Mix Double, Women’s Double, dan Men’s Double dalam satu kesatuan sistem beregu.

“Kami ingin menghadirkan kompetisi yang benar-benar kompetitif dan berkelas, sehingga setiap klub harus menyusun strategi terbaiknya karena semua kategori menentukan hasil akhir,” ujar Iyul, Minggu (1/3).

Ia menambahkan bahwa setiap tim diwajibkan memainkan minimal satu pemain Bronze di seluruh kategori sebagai upaya menjaga keseimbangan dan pemerataan kualitas kompetisi.

“Format ini bukan hanya soal menang, tetapi bagaimana membangun ekosistem dan regenerasi atlet padel yang sehat dan berkelanjutan,” tambahnya.

Dukungan penuh terhadap gebrakan ini datang dari PT Bank CIMB Niaga Tbk melalui Head of Region Indonesia Timur & Bali Nusra, Ahmad S Ilham yang akrab disapa Ilo.

“Keterlibatan CIMB Niaga dalam ajang ini merupakan komitmen nyata kami untuk terus mendukung pertumbuhan komunitas dan gaya hidup aktif, khususnya di wilayah Indonesia Timur,” ujar Ilo.

Ia menilai pemilihan format liga merupakan langkah tepat untuk membangun fondasi olahraga padel yang profesional serta menciptakan panggung kompetitif berkelanjutan bagi para atlet.

“Hadiah senilai 10.000 dolar ini diharapkan dapat memacu semangat sportivitas seluruh peserta hingga babak final pada 8 Maret mendatang,” katanya.

Kesuksesan format liga yang digagas di Makassar ini bahkan mulai mencuri perhatian daerah lain, termasuk rencana adaptasi di Surabaya, Jawa Timur, yang menunjukkan bahwa kota ini kini menjadi pionir perkembangan industri padel nasional.

Dengan inovasi sistem liga dan total hadiah fantastis, Liga Mulia Padel by CIMB Niaga tidak sekadar menjadi ajang pertandingan, tetapi simbol kebangkitan olahraga padel Indonesia dari Makassar untuk panggung yang lebih luas.

You can share this post!