Maskapai Global Hentikan Penerbangan ke Timur Tengah Usai Iran Aktifkan Zona Tembak
Internasional

Maskapai Global Hentikan Penerbangan ke Timur Tengah Usai Iran Aktifkan Zona Tembak

Portal Media Online - DUBAI – Maskapai penerbangan global menangguhkan penerbangan di seluruh kawasan Timur Tengah pada Sabtu setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran, yang menyeret kawasan tersebut ke dalam konfrontasi militer baru.

Seperti dikutip Reuters, Sabtu (28/2), peta penerbangan menunjukkan wilayah udara Iran nyaris kosong, setelah Israel menyatakan telah menyerang Iran dan militer AS memulai serangkaian serangan terhadap target di negara itu. Iran membalas dengan rentetan rudal.

Eskalasi ini meredupkan harapan tercapainya solusi diplomatik atas sengketa nuklir Teheran dengan Barat, serta kembali memicu konflik setelah berminggu-minggu penumpukan militer AS di kawasan tersebut.

Perkembangan ini menjadi guncangan terbaru bagi perjalanan udara di kawasan yang biasanya padat. Dengan wilayah udara Rusia dan Ukraina ditutup bagi sebagian besar maskapai akibat perang yang telah berlangsung bertahun-tahun, Timur Tengah menjadi jalur yang semakin penting bagi penerbangan antara Eropa dan Asia.

Zona konflik kini menjadi beban operasional yang kian besar bagi maskapai, karena serangan udara meningkatkan kekhawatiran akan penembakan—baik disengaja maupun tidak—terhadap pesawat sipil. Waktu tempuh yang lebih panjang juga membutuhkan lebih banyak bahan bakar, sehingga menambah biaya operasional.

Israel, Iran, Irak, dan Yordania menutup wilayah udara mereka menyusul serangan tersebut. Peta kawasan di Flightradar24 menunjukkan pesawat-pesawat menghindari area-area tersebut.

>> NOTAM Iran

Pemerintah Iran diketahui telah mengeluarkan NOTAM (notice to air mission) yang berisi informasi penting dan mendesak yang harus diketahui pilot, maskapai, dan pengelola lalu lintas udara sebelum dan selama penerbangan.

Otoritas penerbangan Iran menutup sejumlah koridor udara internasional dan mengaktifkan zona militer melalui Notice to Air Missions (NOTAM) yang diterbitkan pada Jumat (28/2), menyusul meningkatnya ketegangan keamanan di kawasan.

Berdasarkan NOTAM yang dikeluarkan pagi hari, Iran menutup jalur udara N39 antara titik DEMBA dan OBRIX mulai pukul 05.51 UTC. Jalur tersebut merupakan salah satu rute utama penerbangan internasional yang menghubungkan wilayah Eropa dan Turki dengan Iran.

Selain itu, Iran juga menutup jalur udara G208/L125 antara titik RADAL dan Bandara Internasional Imam Khomeini (IKA) di Teheran mulai pukul 06.01 UTC, sehingga membatasi akses penerbangan dari arah barat ke bandara internasional utama negara tersebut.

You can share this post!