Jakarta (8/7) - Dalam rangka mempersiapkan perayaan Hari Anak Nasional 2025, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) mengadakan kegiatan yang melibatkan anak muda. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kehatian-hatian dalam berbagi informasi di media sosial.
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, dalam acara tersebut, mengajak generasi muda untuk lebih cermat dalam menyaring informasi sebelum membagikannya di platform media sosial. Menurutnya, dengan banyaknya informasi yang beredar, anak-anak dan remaja perlu memiliki kemampuan untuk mengenali mana informasi yang dapat dipercaya dan mana yang tidak.
Dalam era digital saat ini, literasi media menjadi kunci untuk mencegah penyebaran berita hoaks dan informasi yang menyesatkan. KemenPPPA bersama Yayasan Save the Children Indonesia berupaya memberikan edukasi kepada anak muda mengenai cara-cara untuk memverifikasi informasi dan memahami dampak dari sharing yang tidak bertanggung jawab.
Generasi muda diharapkan dapat menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkungan digital yang lebih aman dan positif. Dengan mengedukasi diri mereka sendiri dan teman-teman mereka, anak-anak dapat berkontribusi dalam mengurangi penyebaran informasi yang salah dan berbahaya.
Melalui inisiatif ini, KemenPPPA berharap dapat menciptakan generasi yang lebih sadar dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial, khususnya di kalangan anak-anak dan remaja.