Napak Tilas Keluarga Herman Fernandez di Kebumen: Menelusuri Jejak Sejarah Perjuangan
Lifestyle

Napak Tilas Keluarga Herman Fernandez di Kebumen: Menelusuri Jejak Sejarah Perjuangan

Kebumen

Penulis: Agus Iswadi | Editor: Daniel Ari Purnomo

lihat foto

Tribun Banyumas/Agus Iswadi

NAPAK TILAS - Tim pengusul gelar pahlawan nasional Herman Yoseph Fernandez saat mengamati Monumen Kemit di Desa Grenggeng, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Kebumen, sebagai bukti sejarah batas demarkasi RI-Belanda, Sabtu (7/2/2026).

Ringkasan Berita:

Tim Pengusul Penganugerahan Gelar Pahlawan Herman Yoseph Fernandez melakukan napak tilas di sejumlah lokasi bersejarah di Kebumen, Sabtu (7/2/2026).

Keluarga Herman Fernandez, Grace Siahaan Njo, tak kuasa menahan haru saat mengunjungi bangunan tua di dekat Benteng Van Der Wijck yang dulunya Markas CPM Belanda tempat pamannya ditahan.

Tim juga meninjau Monumen Kemit di Karanganyar sebagai bukti batas demarkasi perjuangan RI-Belanda untuk melengkapi data ke Kementerian Sosial.

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Suasana haru menyelimuti langkah kaki Tim Pengusul Penganugerahan Gelar Pahlawan Herman Yoseph Fernandez saat tiba di sebuah bangunan era kolonial di sekitar Benteng Van Der Wijck, Kecamatan Gombong, Kabupaten Kebumen, Sabtu (7/2/2026).

Di bangunan itulah, Herman Yoseph Fernandez, pria kelahiran Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pernah ditahan oleh Belanda saat Agresi Militer Kedua.

Kala itu, Herman tergabung dalam pasukan tentara pelajar.

Baca juga: Ada Makam KH Mahfudz Salam di Benteng Pendem Ambarawa, Diusulkan Jadi Pahlawan

Ketua Tunas Patria Putera Puteri Tentara Pelajar Kabupaten Kebumen, Bambang Priyambodo menjelaskan secara detail sejarah gedung yang dulunya berfungsi sebagai Markas Corps Polisi Militer (CPM) Belanda tersebut.

Bekas Lokasi Penahanan

Mendengar penjelasan sejarah tersebut, saudara dari Herman Yoseph Fernandez, Grace Siahaan Njo, tampak tertegun.

Ia bersama tim terus berupaya menggali jejak perjuangan pamannya usai pertempuran di Palagan Sidobunder hingga akhirnya ditangkap karena didakwa menembak perwira Belanda.

Grace menyampaikan, lokasi penahanan ini sebelumnya tidak pernah disebut secara spesifik dalam literatur sejarah perjuangan pamannya.

"Tempat di mana beliau itu ditahan," kata Grace sembari memandang nanar bekas Markas CPM tersebut.

Baginya, pengalaman mendatangi satu per satu lokasi bersejarah ini sangat luar biasa.

Sebelumnya, tim telah berkunjung ke Monumen Sidobunder dan kini berdiri tepat di lokasi pamannya pernah dipenjara.

"Ini sesuatu yang luar biasa dalam napak tilas ini. Bisa menemukan, berjumpa, mendatangi titik ini. Dan itu terus terang membuat kami terharu, karena kami bisa bayangkan situasi pada saat itu," tuturnya dengan mata berkaca-kaca.

Syarat Pahlawan Nasional

Napak tilas ini bukan sekadar wisata sejarah, melainkan upaya validasi lapangan untuk memperkuat pengusulan Herman Yoseph Fernandez sebagai Pahlawan Nasional ke Kementerian Sosial (Kemensos).

"Tahun ini kami diberikan kesempatan kembali untuk mengusulkan Pak Herman. Dalam catatan Kementerian Sosial, dikatakan bahwa Pak Herman itu layak diusulkan untuk menjadi calon pahlawan nasional," ungkap Grace.

Selain itu, perjalanan ini juga bertujuan mengangkat sejarah lokal era kemerdekaan di Kabupaten Kebumen, seperti Palagan Sidobunder, agar lebih dikenal publik.

Pihaknya kini tengah menggagas penulisan biografi serta naskah akademik terkait perjuangan Herman.

Sumber: Tribun Banyumas

Halaman 1/2

1 2

Tags

Kebumen

Herman Fernandez

CPM

Kunjungi Kami.

Rekomendasi Fashion

5 Rekomendasi Baju Lebaran Brand Kienka: Tampil Anggun di Hari Raya 2026

Ramadan 2026

4 Rekomendasi Moisturizer Pria Buat Kulit Kering Saat Puasa

Cenderaloka

4 Kemeja Wanita Recommended dari Cenderaloka, Motif Batik hingga Ecoprint

Cenderaloka

5 Ide Outfit Kondangan Pakai Kain Batik Tanpa Terlihat Kaku

Ramadan 2026

5 Rekomendasi Parfum Manis yang Cocok Dipakai Saat Bukber

Produk Elektronik

5 Rekomendasi Toko Elektronik Terlengkap dan Termurah di Tulungagung

Berita Terkait: #Kebumen

Dapur Rumah Warga Selogiri Kebumen Roboh Diterjang Angin Kencang

Haji 2026: 1.768 Jemaah Kebumen Manasik, Berangkat via Bandara Yogyakarta

Kisah Paryatun Eks PMI Malaysia Sukses Usaha Kue Kering Kebumen, Tembus Jepang

ASN Kebumen Wajib Beli Produk UMKM untuk Hampers Lebaran 2026

Fakta Baru KA Gajayana Tabrak Truk di Kebumen, Petugas Palang Tertidur

Video Pilihan

[FULL] Iran Balas Dendam Usai AS-Israel Bunuh Khamenei, Pakar: Tentara Korut Bisa Dikirim Perangi AS

Ikuti kami di

You can share this post!