Pembangunan gedung pusat diagnostik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika diharapkan akan rampung pada bulan Desember 2025. Direktur RSUD Mimika, Antonius Pasulu, menyampaikan hal ini saat ditemui pada hari Sabtu, 29 November 2025.
"Gedung pusat diagnostik tersebut dijadwalkan selesai di bulan Desember dan diharapkan sudah dapat dioperasikan pada bulan Januari atau Februari 2026," ujar Antonius Pasulu.
Gedung yang dibangun dengan desain tiga lantai ini akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas kesehatan. Di antaranya adalah instalasi radiologi yang mencakup ruang untuk Computed Tomography (CT) Scan, ruang Mammografi, ruang Foto Rontgen, Magnetic Resonance Imaging (MRI) Scan, serta Radio Terapi.
Pada lantai kedua, terdapat ruang Patologi Klinik, Laboratorium Patologi Anatomi, serta Bank Darah yang berfungsi untuk penyimpanan dan pengambilan darah. Sementara itu, lantai ketiga akan menampung ruang Rehabilitasi Medik, ruang Hemodialisis, dan ruang Kemoterapi.
Antonius juga menyebutkan bahwa RSUD Mimika saat ini tengah memerlukan beberapa tenaga spesialis untuk mendukung operasional gedung pusat diagnostik tersebut. "Kami sudah memiliki satu spesialis radiologi dan sedang mencari satu lagi, sementara untuk radiografer sudah ada," jelasnya.
Di samping itu, RSUD Mimika juga membutuhkan tenaga fisikawan. Namun, Antonius mengakui bahwa ketersediaan tenaga fisikawan di seluruh Indonesia sangat terbatas. Ia menambahkan, pada penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) beberapa waktu lalu, pihaknya telah membuka lowongan untuk fisikawan tetapi tidak ada pelamar yang memenuhi syarat.