Pemerintah Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, telah meluncurkan aplikasi Sistem Pendukung Pengelolaan dan Pemantauan Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan (SiPeKebun). Peluncuran ini berlangsung di Ruang Daranante, Kantor Bupati Sanggau, dan bertujuan untuk mendigitalisasi tata kelola industri perkebunan di daerah tersebut.
Peluncuran aplikasi ini bersamaan dengan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Sanggau Nomor 8 Tahun 2025. Perda ini diharapkan dapat memastikan seluruh aktivitas perkebunan berjalan sesuai dengan prinsip kelestarian lingkungan dan penguatan ekonomi.
Perda Nomor 8 Tahun 2025 menjadi landasan hukum utama bagi pengelolaan lahan perkebunan kelapa sawit yang luasnya mencapai ratusan ribu hektar di Kabupaten Sanggau. Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kabupaten Sanggau berperan sebagai pelaksana kegiatan ini, yang juga dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Sanggau.
Aplikasi SiPeKebun dirancang untuk menjadi basis data digital yang mengintegrasikan informasi lapangan secara sistematis. Beberapa fungsi teknis dari aplikasi ini mencakup:
Pemerintah daerah menekankan pentingnya keseimbangan antara produktivitas ekonomi dan perlindungan ekosistem. Perda ini memberikan panduan jelas mengenai batasan aktivitas yang diperbolehkan dalam menjaga fungsi perlindungan lingkungan hidup.
Dalam sosialisasi ini, para pemangku kepentingan mendapatkan pemahaman mendalam mengenai mekanisme teknis pelaporan melalui SiPeKebun. Hal ini bertujuan untuk mempercepat implementasi tata kelola yang bersih dan bertanggung jawab di sektor perkebunan.
Integrasi data antara Disbunnak dan Kantah Kabupaten Sanggau menjadi aspek penting untuk memastikan legalitas lahan perkebunan sesuai dengan peruntukan ruang, serta mencegah sengketa pertanahan di masa depan. Penggunaan aplikasi digital ini mencerminkan perubahan cara kerja birokrasi dalam mengawasi sektor komoditas unggulan.
Melalui SiPeKebun, Kabupaten Sanggau kini memiliki instrumen yang lebih modern untuk memastikan industri kelapa sawit tetap berdaya saing di tingkat global. Sistem ini juga mempermudah pemantauan terhadap indikator-indikator keberlanjutan yang dilakukan secara periodik.
Beberapa aspek yang dipantau melalui sistem digital ini antara lain:
Peluncuran aplikasi SiPeKebun dan sosialisasi Perda ini menjadi tonggak penting bagi masa depan industri perkebunan di Sanggau, dengan harapan dapat meningkatkan kelestarian dan keberlanjutan industri kelapa sawit di daerah ini.