UPDATEBALI.com, KLUNGKUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan daerah yang inklusif bagi seluruh masyarakat.
Hal tersebut ditegaskan Bupati Klungkung, I Made Satria, saat menerima kunjungan kerja Komisi Nasional Disabilitas (KND) Republik Indonesia di Ruang Rapat Kantor Bupati Klungkung, Kamis 26 Februari 2026.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari agenda advokasi nasional untuk memperkuat partisipasi penyandang disabilitas dalam pelaksanaan kebijakan penghormatan, pelindungan, serta pemenuhan hak-hak disabilitas di daerah.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Satria menyampaikan apresiasinya atas perhatian KND terhadap perkembangan kebijakan inklusif di Kabupaten Klungkung. Ia menegaskan bahwa pemenuhan hak penyandang disabilitas tidak hanya sebatas tanggung jawab administratif pemerintah, melainkan juga bentuk komitmen kemanusiaan agar seluruh warga memperoleh kesempatan yang setara.
Menurutnya, pembangunan daerah harus mampu menjangkau semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali, termasuk kelompok disabilitas agar tidak ada warga yang tertinggal dalam proses pembangunan.
Bupati Satria juga berharap dukungan pemerintah pusat melalui program pelatihan dan peningkatan kapasitas bagi penyandang disabilitas sehingga mereka memiliki peluang lebih besar dalam meningkatkan kemandirian dan masa depan ekonomi.
“Kami menyambut baik kunjungan Komisi Nasional Disabilitas. Semoga pertemuan ini menghasilkan langkah konkret dalam pemberdayaan penyandang disabilitas sehingga hak-hak mereka dapat terpenuhi secara optimal,” ujarnya.
Sementara itu, Anggota Komisi Nasional Disabilitas RI, Jonna Aman Damanik, memberikan apresiasi terhadap berbagai langkah yang telah dilakukan Pemkab Klungkung dalam membangun lingkungan yang ramah disabilitas. Ia menilai sejumlah inovasi daerah telah menunjukkan komitmen nyata terhadap inklusivitas.
Beberapa program yang mendapat perhatian antara lain program SEMESTA (Sarana Edukasi Pengembangan Sumberdaya Talenta Disabilitas), layanan Lantas Sipadu di RSUD Gema Santi, penyediaan akses layanan kebudayaan yang inklusif, hingga berbagai bantuan sosial bagi penyandang disabilitas.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bali I Nyoman Suwirta, Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Klungkung I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya, serta sejumlah perwakilan perangkat daerah terkait.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, diharapkan penguatan kebijakan inklusif di Klungkung dapat terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi penyandang disabilitas.(yud/ub)