Pemko Padang Luncurkan Program Smart Surau dengan Tiga Pilar Utama
Ruang Daring

Pemko Padang Luncurkan Program Smart Surau dengan Tiga Pilar Utama

Pemerintah Kota (Pemko) Padang telah meluncurkan program unggulan yang dikenal dengan nama "Smart Surau". Program ini bertujuan untuk merevitalisasi fungsi masjid dan musala sebagai pusat pendidikan karakter dan keagamaan bagi generasi muda.

Pada peluncuran program yang berlangsung di Aula Kantor Camat Padang Selatan pada Minggu (28/9/2025), Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menjelaskan bahwa terdapat tiga pilar utama dalam program ini.

Pilar Pertama: Absensi Salat Subuh Daring

Pilar pertama program Smart Surau adalah gerakan Subuh Mubarakah, yang dijadwalkan dimulai pada 6 Oktober mendatang. Program ini menargetkan pelajar SD kelas 4–6 dan SMP kelas 1–3 untuk melaksanakan salat Subuh berjemaah di masjid atau musala terdekat.

Untuk mendukung pelaksanaan gerakan ini, setiap siswa akan diberikan kartu identitas (ID card) untuk melakukan absensi secara daring. Maigus Nasir menekankan pentingnya dukungan dari masyarakat dalam mengawal program tersebut, yang akan diawasi oleh Satuan Tugas Smart Surau di berbagai tingkatan.

Pilar Kedua: Penguatan Kurikulum Mengaji

Pilar kedua berfokus pada penguatan pendidikan Al-Qur'an melalui revisi kurikulum. Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) akan berubah menjadi Taman Quran Anak (TQA), dan Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) akan menjadi Madrasah Diniyah Takmiliyah Wustha (MDTW). Revisi ini ditujukan agar siswa setingkat SMP aktif belajar Al-Qur'an di masjid pada malam hari.

Kegiatan pengajian ini direncanakan berlangsung tiga kali seminggu, dari hari Kamis hingga Sabtu malam, setelah salat Magrib hingga Isya. Program ini akan menekankan pada tiga aspek penting: Tahsinul Qur’an (memperbaiki bacaan), Tafsirul Qur’an (memahami makna), dan Tahfidzul Qur’an (menghafal).

Pilar Ketiga: Digitalisasi Masjid

Pilar ketiga dalam program ini adalah digitalisasi masjid. Pemko Padang akan secara bertahap menghadirkan ruang digital di masjid dan musala dengan fasilitas penunjang seperti tablet, akses WiFi gratis, dan sarana lainnya. Tujuan dari digitalisasi ini adalah untuk mendukung kegiatan edukatif dan keagamaan berbasis teknologi.

Ketua Pengurus Cabang DMI Padang Selatan, Syafaruddin, menyambut positif program ini dan menyatakan kesiapan pihaknya untuk berkolaborasi. Ia mengungkapkan bahwa di wilayah Padang Selatan terdapat 44 masjid dan 33 musala yang siap mendukung pelaksanaan program Smart Surau.

“Kami yakin program ini akan membawa keberkahan dan mendorong kemajuan bagi Kota Padang di masa depan,” tandasnya.

You can share this post!