Pemkot Jayapura Siapkan Rumah Singgah untuk ODGJ dan Salurkan Alat Bantu Disabilitas
Sosial

Pemkot Jayapura Siapkan Rumah Singgah untuk ODGJ dan Salurkan Alat Bantu Disabilitas

Paraparatv.id | Jayapura | Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Sosial menggelar kegiatan penyaringan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) serta penyerahan alat bantu bagi penyandang disabilitas dan bantuan sandang tahun ini. Kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menyediakan pelayanan sosial inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat rentan.

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan bahwa ODGJ dan penyandang disabilitas merupakan tanggung jawab pemerintah. “Negara harus hadir memberikan perlindungan dan pelayanan tanpa diskriminasi. Ketika ada warga yang mengalami gangguan jiwa atau disabilitas, pemerintah wajib hadir,” ujarnya.

---

Melalui Dinas Sosial, ODGJ yang ditemukan akan dimandikan, diberikan pakaian layak, dirawat, dan dibawa ke fasilitas kesehatan. “Kesembuhan adalah kehendak Tuhan, tetapi sebagai pemerintah, kita harus melayani,” tambahnya.

Pemenuhan kebutuhan dasar penyandang disabilitas juga menjadi prioritas, seperti penyediaan kursi roda, tongkat bantu jalan, dan perlengkapan lain sesuai kebutuhan.

“Mereka berhak mendapat perhatian dan pelayanan,” tegas Wali Kota.

Dalam kegiatan tersebut, ditemukan seorang ODGJ di wilayah Kotaraja yang langsung ditangani. Petugas memandikan, memberikan pakaian bersih, dan membawanya ke rumah sakit jiwa untuk penanganan medis. Apabila keluarga tidak dapat menerima kembali, pemerintah akan menampungnya di rumah singgah.

Wali Kota juga mengajak masyarakat agar tidak merasa malu memiliki anggota keluarga dengan gangguan jiwa.

“Jangan malu. Justru kita harus berjiwa besar dan merawat mereka. Dengan perhatian dan kasih sayang, ada harapan untuk pemulihan,” katanya.

Pemkot Jayapura saat ini menyiapkan Asrama Port Numbay untuk difungsikan sebagai rumah singgah ODGJ yang akan dikelola Dinas Sosial, sebagai solusi atas keterbatasan fasilitas penampungan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Matius Pawara, mengungkapkan bahwa jumlah ODGJ yang terdata hampir mencapai 50 orang, dengan 38 orang teridentifikasi terdaftar dengan kategori agresif dan non-agresif.

“Tahun lalu sudah kami tangani, tetapi karena belum ada rumah singgah, sebagian kembali ke jalan atau tidak diterima keluarga sehingga penyakitnya kembali,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Dinas Sosial juga menyerahkan bantuan kepada 25 penyandang disabilitas dan lanjut usia (lansia) dengan kategori disabilitas fisik, mental, dan tunanetra. Bantuan berupa kursi roda, tongkat satu kaki, tongkat tiga kaki, tongkat ketiak, serta bantuan sandang.

Rumah singgah yang direncanakan mulai difungsikan pada Maret mendatang akan menjadi pusat pelayanan terpadu.

“Setelah ODGJ dijaring dan dirawat selama dua hingga tiga minggu, akan ditempatkan di rumah singgah untuk penanganan lanjutan. Fasilitas ini juga akan digunakan untuk lansia terlantar, anak jalanan, dan korban penyalahgunaan narkoba,” pungkas Matius Pawara.(Redaksi)

Post Views: 153

Duel Puncak Klasemen: Persipura Siap All-Out Hadapi PSS Sleman di Maguwoharjo

Pos Terkait

KABAR KOTA JAYAPURA

Internet Down, Pelayanan Terhenti, Kadis Dukcapil Jayapura: Penambahan Starlink Jadi Solusi Saat Jaringan Bermasalah

KABAR KOTA JAYAPURA

Wali Kota Abisai Rollo Bahas Mitigasi Bencana Bersama BMKG, Jayapura Dinilai Wilayah Rawan Tinggi

BERITA

Wali Kota Abisai Rollo Minta Bapenda Tak Tekan Pengusaha, Prioritaskan Pendekatan Bijak

KABAR KOTA JAYAPURA

Wali Kota Abisai Rollo Buka Sosialisasi BUMD, Dorong Peningkatan PAD dan Ekonomi Daerah

KABAR KOTA JAYAPURA

Plt. Sekda Muchlis Karim Buka Pelatihan PPK Tipe B, Tekankan Integritas dan Akuntabilitas

BERITA

Wali Kota Abisai Rollo Lantik Pengurus LPTQ Kota Jayapura Masa Bakti 2025–2030

You can share this post!