Tren belanja daring di Indonesia mengalami peningkatan yang signifikan sejak tahun 2020. Pada tahun 2022, pertumbuhan pengguna e-commerce dan marketplace bahkan mencapai dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya, mendemonstrasikan peningkatan yang luar biasa dalam omzet belanja konsumen.
Dalam sebuah diskusi literasi digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) di Desa Kurungrejo, Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Entrepreneur Wina Aulia Putri Kinanti menekankan pentingnya menerapkan etika jual beli dalam bisnis daring. "Sebagai negara dengan pertumbuhan e-commerce tertinggi di dunia, yaitu 78 persen, kita harus mengedepankan etika dalam transaksi jual beli online," ujarnya.
Wina menyatakan bahwa etika jual beli tidak hanya berfungsi untuk menjaga citra bisnis di mata pelanggan, pesaing, supplier, dan rekan bisnis, tetapi juga untuk meningkatkan nilai bisnis di mata publik. "Jika etika bisnis dijaga dengan baik, citra positif akan terbentuk," jelasnya.
Etika jual beli berfungsi sebagai panduan perilaku dalam dunia bisnis, yang diharapkan dapat menciptakan kegiatan bisnis yang seimbang dan harmonis. Wina juga menegaskan bahwa tujuan etika dalam jual beli daring adalah untuk memberikan kesadaran kepada pemilik bisnis agar menjalankan praktik bisnis yang baik dan terarah.
"Dengan demikian, kepercayaan pelanggan terhadap bisnis Anda akan semakin meningkat, dan hal ini dapat menjauhkan bisnis dari citra negatif dan perilaku merugikan lainnya," tambahnya.
Wina menyoroti beberapa prinsip etika yang harus dijunjung tinggi dalam transaksi daring, antara lain kejujuran, kesopanan dalam berkomunikasi, saling menghormati selama proses tawar-menawar, serta mematuhi kesepakatan pembayaran.
Selanjutnya, Ary Sunaryo, Pengurus Relawan TIK Tulungagung, menambahkan bahwa budaya literasi digital sangat penting dalam setiap aktivitas di dunia maya. Menurutnya, adaptasi terhadap teknologi digital merupakan suatu keharusan bagi semua pihak.
"Mengelola budaya digital yang produktif bagi pebisnis daring berarti memperluas jangkauan bisnis melalui e-commerce dan media sosial," ungkap Ary.
Dosen dan Digital Enthusiast, M Adhi Prasnowo, memberikan beberapa tips bagi pengguna digital agar tidak keliru saat bertransaksi melalui marketplace. Ia menyarankan untuk:
Diskusi literasi digital ini merupakan salah satu inisiatif Kominfo untuk mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan dan masyarakat, dengan harapan dapat menciptakan Indonesia yang lebih cakap dalam beradaptasi dengan perkembangan teknologi.