Portal Media Online - KabarBaik.co, Banyuwangi – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyalurkan bantuan kepada penyandang disabilitas melalui program Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD).
Program ini menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan sosial bagi kelompok rentan, khususnya penyandang disabilitas berat.
Melalui program tersebut, setiap penerima manfaat memperoleh bantuan uang tunai sebesar Rp 900 ribu setiap triwulan. Bantuan disalurkan langsung kepada keluarga penerima untuk membantu pemenuhan kebutuhan sehari-hari, termasuk kebutuhan khusus penyandang disabilitas.
Baca Juga:
Gubernur Khofifah Salurkan Beragam Bansos Total Rp…
Gubernur Khofifah Salurkan Bansos Rp 7,05 Miliar di…
Pemkab Bojonegoro Gelontorkan Rp 8,32 Miliar untuk…
Seperti yang dikatakan Sofiatun, 38 tahun warga Desa Kebonrejo, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi, yang menerima bantuan untuk putrinya, Zahira, 10 tahun penyandang disabilitas akibat gangguan saraf motorik sejak lahir.
Sofiatun bercerita, Zahira terlahir kembar. Saudaranya sehat dan normal, sementara Zahira sejak lahir, mengalami gangguan pada saraf motorik sehingga hingga kini belum bisa berjalan dan beraktivitas seperti anak seusianya. Putrinya hanya bisa terbaring di kasur.
“Usianya sudah sepuluh tahun. Sejak kecil sudah sakit. Kata dokter ada gangguan saraf motorik,” kata Sofiatun.
Untuk hidup sehari-hari Sofiatun dan suaminya berdagang di pasar. Makanya sejak adanya bantuan ASPD ia merasa terbantu.
“Sengat terbantu sekali, bantuan setiap triwulan biasa saya gunakan untuk beli keperluan Zahira. Kayak beli popok dan lain-lain,” ujar Sofiatun.
Sofiatun juga bersyukur sebab selain menerima uang kali ini Zahira juga memperoleh bantuan kursi roda yang diberikan langsung oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Sabtu (28/2).
“Sangat terbantu sekali,” imbuhnya.
Senda juga disampaikan Suci Purwati, 38 tahun warga Desa Margomulyo, Kecamatan Glenmore. Putrinya, Nazwa Awildatus Zahra juga menerima bantuan serupa.
“Putri saya mengalami gangguan saraf mptorik. Saat ini usianya sudah 17 tahun,” ujarnya.
Sejak kecil putrinya menghabiskan waktu di tempat tidur dan kursi roda. Ia bersyukur dengan bantuan itu setidaknya beban ekonomi keluarga sedikit berkurang.
“Bersyukur sekali,” ujar pedagang bakso ini.
Sebagai informasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyalurkan bantuan sosial ekonomi senilai Rp 5,26 miliar kepada warga Banyuwangi. Uang miliaran itu disalurkan lewat enam program bantalan sosial-ekonomi.
Terdiri dari asistensi sosial penyandang disabilitas (ASPD) disalurkan ke 65 orang, bantuan sosial kepada lansia (PKH Plus) sebanyak 866 orang, dan zakat produktif kepada 50 pelaku usaha.
Kemudian bantuan operasional pendamping PKH Plus, tali asih bagi TKSK dan Tagana, dan terakhir beberapa program pemberdayaan desa.
Bantuan diserahkan secara langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Kantor Kecamatan Glenmore, Sabtu (28/2). Turut hadir dalam penyerahan bantuan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani serta para pimpinan instansi Jatim dan Banyuwangi.
Khofifah mengatakan, program bantalan sosial diserahkan kepada warga membutuhkan untuk menunjang kehidupan sehari-hari. Seperti lansia dan penyandang disabilitas.
Sementara bantalan ekonomi diserahkan kepada warga atau kelompok desa untuk jadi stimulus pengembangan ekonomi warga atau kelompok itu.
“Seperti program zakat produktif yang ditujukan bagi pelaku usaha ultra mikro. Ini bertujuan agar pelaku usaha terhindar dari praktik rente atau pinjaman online (pinjol),” kata Khofifah.
Menurut dia, pemerintah provinsi bersinergi dengan pemerintah pusat dan pemerintah kabupaten untuk mengintervensi program bantalan sosial-ekonomi.
“Kami saling bersinergi menentukan titik mana yang diintervensi oleh pemerintah pusat, titik mana oleh pemerintah provinsi, dan titik mana yang menjadi intervensi pemkab Banyuwangi.
Dengan demikian, kita saling menutup dan melengkapi,” ujar dia.
Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News
Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini
Penulis: Ikhwan
Editor: Gagah Saputra
Ditag Bansos pemkab banyuwangi PT.ASDP
Posting Terkait
Banyuwangi Perkuat Koordinasi Antisipasi Kemacetan Selama Libur Panjang
Kabar Baik! Pasien BPJS Bisa Kemoterapi di RSUD Blambangan
Desa Sukojati Banyuwangi Raih Penghargaan Desa Matang Pengadaan dari LKPP RI
Jelang Idul Adha, Dispertapa Banyuwangi Cek Kesehatan Hewan Kurban di Lapak Musiman
Rotasi 52 Pejabat, Bupati Ipuk Tekankan ASN Tak Hanya Duduk di Balik Meja
Ikuti Kami Pada
Navigasi pos
Pos sebelumnya Kawal Hak Pekerja Jelang Lebaran, Disnaker Jember Resmi Buka Posko Satgas THR
Pos berikutnya Diskusi Buku di Museum Tebuireng Kuatkan Jejak Kelahiran Soekarno di Ploso Jombang
Jangan Lewatkan
Sapi Kurban Lepas Masuk Showroom Mobil Saat Akan Disembelih di Banyuwangi
Rayakan Momen Idul Adha, Warga Binaan Lapas Banyuwangi Nyate Bareng di Dalam Blok
Minimalisir Sampah Plastik, Masyarakat Banyuwangi Diimbau Bagikan Daging Kurban dengan Besek Bambu
BPJS Ketenagakerjaan Bidik Pegawai Koperasi di Banyuwangi Jadi Peserta Aktif
Pamer Celurit Cari Musuh, Ketua dan Anggota Geng Motor Remaja di Banyuwangi Diciduk Polisi