Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang penyandang disabilitas di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, berinisial RR menjadi korban perundungan setelah videonya diunggah ke media sosial tanpa izin.
Korban yang diketahui bernama Rica Rahim mengaku direkam secara diam-diam saat sedang mengendarai motor roda tiga, lalu videonya dijadikan bahan olok-olokan oleh akun TikTok @sokilayoh.
Akibat tindakan tidak terpuji tersebut, Rica mengalami tekanan psikologis yang sangat berat hingga dampak traumanya turut dirasakan oleh anak-anaknya.
Ketua Tim Respons Cepat (TRC) Kalimantan Timur, Rina Zainun, mengungkapkan bahwa kondisi korban saat ini masih sangat terpukul dan terus menangis setiap kali membahas kejadian itu.
Pihak TRC Kaltim menilai korban membutuhkan penanganan psikologis lebih lanjut karena dampak mental yang dialami akibat unggahan tersebut bersifat substantif.
Hingga Senin (16/2/2026), dilaporkan belum ada iktikad baik dari pemilik akun @sokilayoh untuk meminta maaf secara langsung maupun menghapus konten yang merugikan tersebut.
Kasus ini memicu kecaman dari berbagai pihak yang menyayangkan adanya penggunaan media sosial untuk merendahkan martabat orang lain, terutama penyandang disabilitas.
Pihak keluarga dan pendamping kini tengah mempertimbangkan langkah selanjutnya demi mendapatkan keadilan serta memulihkan kondisi psikis Rica dan anak-anaknya.