Portal Media Online - Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan telah mengembangkan Mobile Oil Palm Trunk Sawmill (Mobile Sawmill) untuk mengolah batang kelapa sawit menjadi kayu gergajian berkualitas guna bahan baku produk laminasi.
Pengembangan mesin ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah batang hasil peremajaan tanaman kelapa sawit yang sangat melimpah. Sejak 2016, Indonesia membutuhkan peremajaan lahan seluas 300.000 hektar setiap tahun, yang menghasilkan potensi limbah batang sawit mencapai lebih dari 30 juta meter kubik per tahun.
Proyek ini didukung oleh pendanaan Grant Riset Sawit (GRS) dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) dan merupakan kelanjutan dari pengembangan produk laminasi sawit sebelumnya. Teknologi yang diterapkan adalah Sandwich Laminated Lumber (SLL), yang memungkinkan penggunaan material kayu dari kelapa sawit untuk berbagai produk interior dan eksterior.
Mobile Sawmill dan Mobile Oil Palm Trunk Mill (Mobile OPT Mill) diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pengolahan kayu secara langsung di lokasi perkebunan. Penggunaan batang sawit sebagai bahan baku mencapai 52,5 persen dari total biomassa per hektar, dengan volume batang yang diambil untuk pengolahan kayu sekitar 164 meter kubik per hektar. Sisa biomassa 47,5 persen tetap di lahan, berfungsi sebagai sumber bahan organik tanah, mendukung kesuburan lahan dan keberlanjutan industri kelapa sawit nasional.