Portal Media Online - Tahun Baru Imlek menjadi momentum bagi PT Perkebunan Nusantara (PTPN) untuk menunjukkan praktik toleransi di lingkungan kerja, melalui interaksi antarpekerja yang melampaui perbedaan etnis dan keyakinan agama.
Di Afdeling III Kebun Lubuk Dalam, Akiong, seorang petugas panen keturunan Tionghoa, merasakan kenyamanan bekerja di lingkungan yang mayoritas berbeda. Ia menyatakan kebanggaannya dapat diterima dengan baik oleh rekan-rekan kerjanya.
Tony Lie, seorang Asisten Tata Usaha di Kebun Kemitraan dan mualaf etnis Tionghoa, juga mencerminkan hal serupa. Ia menyatakan bahwa identitasnya sebagai Muslim dan Tionghoa tidak menjadi penghalang dalam membangun solidaritas di tempat kerja. Praktik toleransi terlihat melalui berbagai tindakan, seperti saling menghormati saat beribadah, berbagi makanan khas saat hari raya, dan kolaborasi tim yang solid dalam mencapai target produksi.
Lingkungan kerja di PTPN menekankan pada profesionalisme dan integritas sebagai nilai utama. Tanggung jawab pekerjaan menjadi prioritas yang menyatukan semua elemen karyawan, sementara nilai kebhinekaan tumbuh melalui empati dan kesadaran kolektif. Tahun Baru Imlek mengingatkan pentingnya merawat perbedaan sebagai bagian dari dukungan terhadap pertumbuhan industri sawit nasional.