Pusat-pusat penipuan online di Asia Tenggara telah menjadi perhatian serius, terutama dengan terungkapnya jaringan kriminal yang sebagian besar beroperasi dari China. Penipuan ini melibatkan pemaksaan dan penyiksaan terhadap banyak korban, serta dukungan dari kelompok bersenjata yang beroperasi di wilayah tersebut.
Di Myawaddy, Myanmar, kelompok bersenjata seperti Tentara Nasional Karen (KNA) diketahui terlibat dalam mendukung operasi pusat-pusat penipuan. Banyak korban yang berhasil melarikan diri melaporkan adanya tindakan pemaksaan dan penyiksaan yang terjadi di dalam pusat-pusat tersebut.
Selain itu, terdapat kelompok yang berafiliasi dengan junta militer Myanmar yang juga menjalankan atau memberikan dukungan kepada pusat-pusat penipuan di perbatasan utara Myanmar dengan China. Situasi ini menimbulkan ketidakpuasan di Beijing mengenai kondisi tersebut.
Beberapa negara di kawasan ini, termasuk Thailand, telah meningkatkan upaya mereka untuk menanggulangi pusat-pusat penipuan. Thailand memutuskan untuk menghentikan pasokan listrik, bahan bakar, dan internet ke wilayah Myanmar yang terkait dengan aktivitas penipuan. Tindakan ini dipicu oleh insiden penculikan seorang aktor bernama Wang Xing di Thailand pada bulan Januari, yang menciptakan kegemparan di media sosial China. Meskipun Wang berhasil ditemukan dan dikembalikan, insiden tersebut menimbulkan kekhawatiran di Thailand terkait pentingnya wisatawan China bagi industri pariwisata negara tersebut.
Sejak akhir Januari, junta militer Myanmar telah menahan lebih dari 3.700 warga asing yang terlibat dalam pusat-pusat penipuan, dengan lebih dari 750 di antaranya telah dipulangkan. Bulan lalu, sekitar 200 warga China dipulangkan dari Distrik Mae Sot di Thailand, yang berbatasan langsung dengan Myawaddy. Sekitar 7.000 orang, sebagian besar merupakan warga China, masih berlindung di kamp-kamp yang dikelola oleh KNA dan DKBA.
Upaya pemberantasan juga meluas ke Kamboja, di mana pihak berwenang berhasil menyelamatkan lebih dari 215 orang dari pusat-pusat penipuan di Kota Poipet, yang terletak di perbatasan dengan Distrik Aranyaprathet di Provinsi Sa Kaeo, Thailand.
Langkah-langkah yang diambil oleh berbagai negara di kawasan ini menunjukkan komitmen untuk memberantas kejahatan terorganisir yang telah merugikan banyak korban dan merusak reputasi kawasan. Kerja sama antara Thailand, China, Myanmar, dan Kamboja sangat penting dalam memerangi jaringan penipuan online yang semakin merajalela.