SDN Kedaleman 2 Terapkan Pembelajaran Daring Akibat Banjir yang Melanda
Ruang Daring

SDN Kedaleman 2 Terapkan Pembelajaran Daring Akibat Banjir yang Melanda

SDN Negeri Kedaleman 2 yang terletak di Lingkungan Karang Tengah, Kelurahan Kedaleman, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, terpaksa menerapkan sistem pembelajaran daring akibat terendam banjir. Banjir yang melanda wilayah tersebut terjadi sejak Jumat, 2 Januari 2026, dan masih berlangsung hingga hari ini, Senin, 5 Januari 2026.

Meskipun seluruh sekolah di Indonesia, termasuk di Kota Cilegon, telah kembali melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka, SDN Kedaleman 2 tidak dapat melakukannya karena ruang kelasnya masih terendam air. Seorang guru di sekolah tersebut menyampaikan, "Sebetulnya hari ini sudah mulai masuk sekolah, tapi kami menggunakan sistem daring karena sekolah masih terendam banjir."

Para guru di SDN Kedaleman 2 tetap melanjutkan proses belajar dengan memberikan materi ajaran baru kepada siswa melalui platform online. "Kami memberikan pelajaran kepada anak-anak melalui grup orang tua," tambahnya.

Pembelajaran secara daring tetap dilakukan sesuai dengan jadwal yang ditetapkan oleh sekolah. Namun, guru tersebut mengungkapkan bahwa belum ada kepastian mengenai kapan kegiatan belajar daring ini akan berakhir, yang tergantung pada kondisi sekolah setelah banjir surut. "Jika kondisi sudah pulih, kami akan kembali ke pembelajaran di sekolah," tuturnya.

Di sisi lain, kondisi di lapangan menunjukkan bahwa seluruh ruang kelas dan barang-barang di SDN Kedaleman 2 terendam, termasuk beberapa buku. "Banyak sekali ruangan di sini yang terdampak banjir," kata guru tersebut.

Salah satu warga setempat, Ida, berharap agar anak-anak diberikan tambahan libur mengingat situasi yang sulit saat ini. Ia menyatakan, "Harusnya diliburkan saja lagi, karena kami juga bingung ini belajarnya gimana. Semua barang-barang juga dirapihkan ke tempat aman."

You can share this post!