Tantangan Medan Sulit Hambat Infrastruktur Listrik dan Telekomunikasi Wisata Berau
Teknologi

Tantangan Medan Sulit Hambat Infrastruktur Listrik dan Telekomunikasi Wisata Berau

BERAU – Upaya pemerataan infrastruktur listrik dan telekomunikasi di kawasan wisata Berau masih menghadapi tantangan besar. Kterbatasan akses jalan dan kondisi wilayah yang sulit dijangkau menjadi kendala utama dalam pengembangan fasilitas penunjang pariwisata.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau, Didi Rahmadi, mengungkapkan bahwa sejumlah destinasi wisata potensial sebenarnya berada tidak jauh dari jaringan listrik PLN yang sudah ada. Namun, kondisi medan membuat pembangunan jaringan baru menjadi sulit direalisasikan.

“Secara jarak memang dekat, tapi secara akses sangat berat. Ada lokasi yang hanya bisa dijangkau lewat sungai atau terhalang kawasan hutan tanpa jalan,” ujarnya.

Ia mencontohkan beberapa lokasi seperti Makam Tua yang hanya dapat diakses melalui jalur sungai. Sementara kawasan Tambalang dan Labuan Cermin terhalang kawasan hutan yang belum memiliki akses jalan darat.

“Kondisi ini juga terjadi di Teluk Sumbang atau Pantai Batu Berdiri, jarak jaringan listrik terdekat sekitar 16 kilometer dari jalan utama,” katanya.

Meski demikian, Didi menyebut ada sejumlah lokasi yang memiliki peluang lebih besar untuk dikembangkan. Di kawasan Mangrove, jarak jaringan listrik hanya sekitar 419 meter.

Sementara di Goa Bumantun, jaringan Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) sudah tersedia dan hanya membutuhkan penambahan trafo untuk penyambungan baru.

“Kami terus melakukan pemetaan dengan instansi terkait agar pembangunan infrastruktur di kawasan wisata bisa dilakukan secara bertahap,” pungkasnya. (Srn)

You can share this post!