Turnamen Padel Amal Serentak di 13 Kota Pecahkan Rekor Nasional
Olahraga

Turnamen Padel Amal Serentak di 13 Kota Pecahkan Rekor Nasional

Liputan6.com, Jakarta - Padel semakin diminati di kota-kota besar di Indonesia. Pada Februari 2026 ini ada turnamen padel untuk amal yang digelar secara serantak di 13 kota di tanah air sehingga memecahkan rekor.

Padel Tournament 2026 – Charity for Indonesia digelar oleh Asosiasi Manajemen Indonesia (AMA Indonesia). Turnamen ini berlangsung secara simultan di Padang, Medan, Batam, Palembang, Lampung, Tangerang, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Bali, dan Makassar.

Inisiatif ini merupakan gerakan nasional yang mengintegrasikan sportivitas, kepemimpinan profesional, serta tanggung jawab sosial dalam satu ekosistem kegiatan berskala nasional.

Karena digelar secara simultan di 13 kota serentak, turnamen padel ini secara resmi menargetkan pencatatan rekor pada Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sebagai Penyelenggaraan Kompetisi Olahraga Padel Secara Serentak oleh Satu Organisasi di Kota Terbanyak — sebuah capaian yang merefleksikan kapasitas orkestrasi berskala nasional serta tata kelola profesional yang terstandarisasi.

“Inisiatif ini menegaskan bahwa organisasi profesional tidak hanya berperan dalam pengembangan kompetensi, tetapi juga dalam membangun solidaritas nasional dan kontribusi sosial yang terukur,” kata Ketua Dewan Pembina AMA Indonesia, Burhanuddin Abdullah.

Donasi Untuk Sumatera

Lebih dari sekadar pencapaian rekor, kegiatan ini memiliki dimensi sosial yang terintegrasi. Dana charity yang dihimpun sebagian akan disalurkan untuk mendukung program sosial di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, dengan fokus pada penguatan pendidikan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Ketua Umum AMA Indonesia, Alex Denni, menyampaikan bahwa Padel Tournament 2026 dirancang sebagai simbol kepemimpinan kolaboratif dan energi positif komunitas manajemen Indonesia.

“Pelaksanaan serentak di 13 kota menunjukkan kesiapan organisasi dalam mengelola gerakan nasional secara terstruktur, terstandar, dan berdampak. Ini adalah wujud komitmen kami terhadap pembangunan komunitas profesional yang sehat sekaligus berorientasi pada kontribusi sosial.”

You can share this post!