Nasukawa Tantang Estrada Rebut Posisi Penantang Utama WBC
Portal Media Online - Jakarta (ANTARA) - Petinju Jepang Tenshin Nasukawa akan menghadapi Juan Francisco Estrada untuk merebut posisi penantang utama gelar juara dunia kelas bantam (53,5 kg) World Boxing Council (WBC) pada 11 April mendatang di Ryogoku Kokugikan, Tokyo.
"Kedua petinju bersikap saling hormat dan menyimpan percaya diri saat tangan mereka diangkat sebagai pemenang dalam laga eliminasi," demikian laporan WBC dalam laman resminya yang dikutip di Jakarta, Kamis.
Nasukawa baru saja mengalami kekalahan dengan keputusan bulat dari juara bertahan Takuma Inoue, sebuah kemunduran yang tidak mengurangi ambisinya.
Dengan hanya tiga tahun sebagai petarung profesional, petarung Jepang yang memiliki rekor tujuh kemenangan dengan dua knockout (KO) dan satu kekalahan itu bertekad membuktikan bahwa ia mampu bersaing di level tertinggi.
Nasukawa akan menjamu petinju Meksiko berpengalaman Juan Francisco Estrada yang pernah meraih juara dunia di divisi kelas terbang (50,8 kg) dan super terbang (52,1 kg).
Petinju berjulukan Gallo itu kembali meraih kemenangan pada Juni 2025 atas Karim Arce Lugo setelah sebelumnya terlibat dalam pertarungan sengit yang tak terlupakan dengan Jesse Rodriguez.
Delapan tahun lebih tua dari Nasukawa, Estrada mewakili pengalaman, teknik, dan rekam jejak seorang legenda yang masih aktif dengan rekor 45 kemenangan (28 KO) dan empat kekalahan.
WBC menyatakan bahwa bentrok gaya bertarung diperkirakan akan terjadi antara kecepatan dan usia muda petarung Jepang melawan kecerdasan dan pengalaman mantan juara dunia di atas ring, meskipun dia bertanding di kelas berat yang lebih tinggi dari kelas alaminya.
Pertandingan lain yang juga ditampilkan dalam agenda pertandingan adalah pertarungan antara penantang peringkat satu kelas terbang super WBC Tomoya Tsuboi dan petinju veteran Pedro Guevara.
Selain itu, mantan juara kelas terbang ringan Kyosuke Takami akan menghadapi mantan juara kelas terbang Angel Ayala Lardizabal dalam pertandingan lain yang menjanjikan intensitas sejak bel pembukaan.
Tokyo bersiap untuk menggelar pertarungan yang memadukan petarung muda, berpengalaman, dan aspirasi perebutan gelar juara dunia dalam sebuah malam yang dapat menentukan masa depan divisi bantamweight.




