Tim Nasional Wanita Vietnam Hadapi Tantangan Berat di Kejuaraan Asia 2026
Portal Media Online - JEPANG - SEORANG JUARA
Tim nasional wanita Jepang saat ini berada di peringkat ke-8 dunia dan merupakan tim dengan peringkat tertinggi di Asia, setelah mencapai semifinal dalam 15 turnamen terakhir dan tetap berada di 4 besar sejak 1986. Jepang adalah satu-satunya negara Asia yang pernah memenangkan Piala Dunia Wanita, tetapi hanya memenangkan Kejuaraan Wanita Asia dua kali dalam 20 edisi, terakhir pada tahun 2018. Pelatih Nils Nielsen akan menjadi pelatih asing pertama tim nasional wanita Jepang pada Desember 2024.
Mantan pelatih tim nasional wanita Denmark dan Swiss ini berbagi bahwa ia "menikmati setiap hari" pekerjaannya di Negeri Matahari Terbit. Pelatih Nielsen menyatakan: "Kemampuan beradaptasi dalam permainan sangat menentukan. Tim pemenang bukanlah tim yang melakukan kesalahan paling sedikit, tetapi tim yang dapat merespons dengan cepat dan efektif terhadap apa yang dilakukan lawan dalam pertandingan." Tim nasional wanita Jepang memiliki banyak pemain yang saat ini bermain di Eropa dan Amerika Serikat, seperti Ayaka Yamashita, Moeka Minami, Mina Tanaka, dan Maika Hamano. Dengan fondasi tersebut, mereka terus dianggap sebagai kandidat utama untuk kejuaraan di turnamen di Australia.
Pelatih Mai Duc Chung juga mencatat bahwa di Grup C, tim putri Jepang adalah lawan terkuat, sementara pertandingan melawan Taiwan dan India akan menjadi persaingan langsung. Staf pelatih tim putri Vietnam telah mengembangkan rencana taktik terpisah untuk setiap lawan, dengan tujuan mencapai hasil terbaik di setiap pertandingan.
TAIWAN DAN INDIA : KETIDAKPASTIAN YANG TAK TERDUGA
Tim nasional wanita Taiwan berada di peringkat ke-40 dunia dan telah lolos ke Piala Asia sebanyak 14 kali. Mereka mendominasi sepak bola wanita Asia dari tahun 1977 hingga 1981 dengan tiga gelar juara berturut-turut. Namun, mereka kemudian mengalami periode penurunan yang panjang sebelum secara bertahap bangkit kembali. Mereka mencapai perempat final pada tahun 2022 dan lolos ke Kejuaraan Wanita Asia 2026 sebagai juara Grup D. Di babak kualifikasi, tim wanita Taiwan mengalahkan Pakistan 8-0, Kyrgyzstan 3-0, dan mengalahkan Indonesia di pertandingan terakhir untuk mengamankan satu-satunya tempat kualifikasi di grup tersebut. Pelatih tim nasional wanita Taiwan, Prasobchoke Chokemor, berkomentar: "Jepang saat ini berada di peringkat nomor 1 di Asia, Vietnam ke-6, Taiwan ke-7, dan India tepat di belakangnya. Secara keseluruhan, kami memiliki peluang besar untuk melaju."
Sementara itu, tim nasional wanita India saat ini berada di peringkat ke-67 dunia dan telah dua kali menjadi runner-up dalam sembilan penampilan mereka di Kejuaraan Sepak Bola Wanita Asia. Namun, ini adalah pertama kalinya sejak 2003 tim wanita India kembali ke final. Di babak kualifikasi, tim wanita India meraih 12 poin dengan kemenangan melawan Mongolia (13-0), Timor Leste (4-0), Irak (5-0), dan Thailand (2-1). Setelah harus menarik diri dari turnamen 2022 karena Covid-19, tim wanita India memasuki turnamen ini dengan tekad yang besar. Lebih dari sebulan yang lalu, Federasi Sepak Bola Seluruh India menunjuk Amelia Valverde sebagai pelatih tim.
Di usianya yang baru 39 tahun, Valverde memiliki rekam jejak yang mengesankan: ia telah dua kali memimpin Kosta Rika ke Piala Dunia Wanita dan sekarang membimbing impian India saat tim tersebut berupaya melaju melewati babak penyisihan grup Kejuaraan Asia. Pelatih Valverde berbagi: "Saya memahami skala turnamen yang akan datang. Kami memiliki tim yang sangat terlatih. Semakin baik kami berlatih, semakin dekat kami untuk tampil baik." Dibandingkan dengan tim wanita Jepang dan Taiwan, tim wanita India dianggap kurang berpengalaman. Namun, motivasi dan semangat mereka yang meningkat menjadikan mereka lawan yang tangguh yang tidak dapat diremehkan oleh tim wanita Vietnam (peringkat ke-36 di dunia) pada Kejuaraan Wanita Asia 2026 di Australia.




