Bawaslu Ponorogo Tingkatkan Kesadaran Pemilih Muda di SMK Wahid Hasyim
Sumber Foto: Bawaslu Kabupaten Ponorogo
Nasional

Bawaslu Ponorogo Tingkatkan Kesadaran Pemilih Muda di SMK Wahid Hasyim

ponorogo.bawaslu.go.id Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Ponorogo senantiasa memperkuat upaya pendidikan pengawasan partisipatif bagi generasi muda, salah satunya yaitu melalui kegiatan Konsolidasi Demokrasi dalam rangka memperkuat pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB), Bawaslu Kabupaten Ponorogo mengunjungi SMK Wahid Hasyim Ponorogo, yang beralamat di Jl. Bhayangkara Gg. II No.19, Taman Arum, Tamanarum, Kec. Ponorogo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur pada hari Kamis (26/02/2026).

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Bawaslu Kabupaten Ponorogo, M. Bahrun Mustofa, S. Pd. I dan Anggota Bawaslu Kabupaten Ponorogo, Miftachul Asror, S. Th. I, didampingi rekan-rekan staf Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas (P2H) Bawaslu Kabupaten Ponorogo.

Kunjungan Jajaran Bawaslu Kabupaten Ponorogo yang disambut langsung oleh Kepala Sekolah SMK Wahid Hasyim, Imron Husnussairi, S.T. tersebut dilakukan dalam rangka sinergi untuk merangkul calon pemilih pemula yang mayoritas sedang menempuh bangku pendidikan di tingkat SMA/SMK atau berstatus sebagai pelajar saat beranjak ke usia 17 tahun.

Berdasarkan hasil diskusi dalam pertemuan tersebut, Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Ponorogo terus masif melakukan edukasi demokrasi ke lapisan pelajar. Bawaslu akan menggelar kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif yang bertempat di SMK Wahid Hasyim, guna membekali para pemilih pemula dengan kesadaran akan pentingnya mengawal integritas pemilu.

Dalam suasana diskusi yang santai dan interaktif tersebut, M. Bahrun Mustofa, S. Pd.I selaku Ketua Bawaslu Kabupaten Ponorogo menegaskan terkait pentingnya peran pemilih pemula dalam Pemilu yang tidak hanya sekedar menggunakan hak pilihnya, tetapi juga menjadi pemilih yang cerdas, kritis, dan berani menolak praktik money politics, hoax, serta berbagai bentuk pelanggaran pemilu.

"Bawaslu Ponorogo berharap bahwa kedepan seluruh siswa yang merupakan generasi pemilih pemula diharapkan untuk berpartisipasi aktif dalam pengawasan pemilu di lingkungan sekitar sebagai bentuk kontribusi nyata dalam menjaga dan mengawal proses demokrasi." tegas Bahrun

Bawaslu Kabupaten Ponorogo akan mencanangkan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif di SMK Wahid Hasyim sebagai sekolah sasaran Program Bawaslu Goes to School Tahun 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk mengajak siswa-siswi yang telah memiliki hak pilih agar tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga menjadi aktor aktif dalam mencegah terjadinya pelanggaran pemilu di lingkungan sekitar mereka.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Sekolah SMK Wahid Hasyim, menyampaikan dukungan penuh terhadap program Bawaslu Goes to School. Namun demikian, untuk pelaksanaan teknis di sekolah, perlu melibatkan pihak sekolah secara langsung.

“Pada prinsipnya kami mendukung penuh program Bawaslu Kabupaten Ponorogo Untuk teknis di sekolah, tentu harus melibatkan sekolah agar dapat dibahas dan disepakati bersama,” ungkap Imron.

Pada akhir sesi diskusi tersebut, turut dilakukan sosialisasi mengenai Posko Aduan Masyarakat terkait PDPB. Bawaslu Kabupaten Ponorogo menempelken flyer terkait Posko Aduan Masyarakat terkait proses Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB). Hal tersebut untuk memastikan hak pilih masyarakat tetap terjaga dan akurat di Pemilu dan Pemilihan selanjutnya.

Melalui konsolidasi ini, Bawaslu Kabupaten Ponorogo berharap sinergi dengan SMK Wahid Hasyim dapat memperluas jangkauan pendidikan pengawasan partisipatif di kalangan pelajar. Dengan meningkatnya literasi demokrasi pemilih pemula, diharapkan kualitas partisipasi masyarakat dalam mengawal pemilu maupun pemilihan kedepan di Kabupaten Ponorogo juga semakin baik. (Humas)