Gubernur Jabar Belajar dari Pengelolaan Anggaran Iran
Portal Media Online - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menilai kemampuan Pemerintah Iran dalam mengelola anggaran negara sebagai contoh yang patut dipelajari, terutama di tengah efisiensi anggaran yang berdampak pada provinsinya.
Awal Kejadian
Dedi Mulyadi, dalam sebuah video yang dirilis pada Senin, menyampaikan kekagumannya terhadap pengelolaan anggaran Iran yang mencapai Rp 1.000 triliun untuk 92 juta penduduk. Ia menyebut meskipun menghadapi embargo ekonomi yang berat selama bertahun-tahun, Iran tetap mampu mempertahankan kedaulatan dan kesejahteraan masyarakatnya.
Perkembangan
Gubernur Jabar tersebut menyoroti efisiensi pemerintah Iran dan kesederhanaan para pemimpin serta ulama mereka dalam mengelola sumber daya. Menurutnya, dengan anggaran sebesar itu, Iran menunjukkan keberpihakan yang tinggi terhadap pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. Ia mencatat bahwa sembilan dari sepuluh anak usia sekolah di Iran melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi dalam bidang sains, kedokteran, dan teknik. Ia juga menekankan bahwa layanan kesehatan dan pendidikan di Iran gratis, dan kondisi lingkungan serta infrastruktur terjaga dengan baik.
Kondisi Terakhir
Di tengah kebijakan fiskal pemerintah pusat yang ketat, termasuk penundaan Dana Bagi Hasil (DBH), Dedi Mulyadi berkomitmen untuk memprioritaskan anggaran bagi kepentingan warga, mencakup pembangunan jalan, jaminan sosial, dan biaya pendidikan. Ia menyatakan bahwa kendati bupati dan gubernur lain mungkin mengalami kesulitan, dirinya tetap optimis dalam menghadapi tantangan tersebut.




