Portal Media Online - OKI, viralsumsel.com – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) bersama Telkomsel memperkuat infrastruktur jaringan telekomunikasi di sejumlah wilayah perdesaan menjelang Eid al-Fitr 1447 Hijriah. Langkah ini dilakukan guna memastikan layanan komunikasi tetap stabil seiring meningkatnya aktivitas masyarakat selama Ramadan hingga perayaan Lebaran.
Penguatan jaringan tersebut dilakukan melalui penyediaan unit COMBAT (Compact Mobile BTS) sebagai pemancar sinyal tambahan, serta pemasangan BTS penguat sinyal melalui program Internet Gotong Royong. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Telkomsel dan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Ogan Komering Ilir dalam memperluas akses internet di wilayah yang masih mengalami keterbatasan jaringan.
Dalam rangka menyambut Ramadan dan Idul Fitri, Telkomsel juga melakukan optimalisasi jaringan di beberapa desa, di antaranya Desa Panca Tunggal Benawa dan Desa Kuripan di Kecamatan Teluk Gelam. Sementara itu, unit COMBAT ditempatkan di Pulau Geronggang, Kecamatan Pedamaran Timur, guna menjaga stabilitas jaringan telekomunikasi di kawasan tersebut.
Tim Network Operation Telkomsel Palembang, Tomy Alan, menjelaskan bahwa penguatan jaringan ini merupakan langkah antisipatif untuk menghadapi lonjakan trafik komunikasi yang biasanya meningkat tajam selama Ramadan dan Lebaran.
“Pada momen Ramadan hingga Idul Fitri, aktivitas komunikasi masyarakat meningkat signifikan. Oleh karena itu, kami menyiagakan unit COMBAT serta memperkuat jaringan melalui program Internet Gotong Royong agar masyarakat tetap dapat berkomunikasi dengan lancar,” ujar Tomy saat melakukan survei jaringan di Desa Deling, Kecamatan Pangkalan Lampam, Senin (9/3/2026).
Baca Juga : Kemendagri Beri Ponten Positif Kinerja Pj Bupati OKI TW II, Inflasi dan Kemiskinan Ekstrem Terkendali
Program Internet Gotong Royong sendiri merupakan inisiatif kolaboratif yang bertujuan membuka akses internet di wilayah yang masih mengalami blank spot atau kualitas sinyal yang lemah. Dalam program ini, Telkomsel bertindak sebagai operator seluler yang menyediakan layanan jaringan.
Sementara itu, pemerintah desa turut berperan dalam menyiapkan infrastruktur pasif seperti menara WiFi, menara masjid, maupun bangunan tinggi milik warga yang dapat dimanfaatkan sebagai titik penguat sinyal. Seluruh proses koordinasi difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten OKI melalui Diskominfo.
Untuk memastikan lokasi pembangunan BTS memenuhi standar teknis, tim dari Diskominfo OKI bersama Telkomsel melakukan survei lapangan di Desa Deling, yang menjadi salah satu titik rencana penguatan jaringan.
Kepala Dinas Kominfo OKI melalui Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Telly Thaurussia, menyampaikan bahwa survei tersebut bertujuan memastikan lokasi yang dipilih mampu memberikan cakupan layanan jaringan yang optimal bagi masyarakat.
“Survei ini penting untuk memastikan aspek teknis terpenuhi, mulai dari jangkauan sinyal hingga kondisi geografis wilayah. Dengan begitu, BTS yang dibangun nantinya dapat memberikan layanan yang maksimal bagi masyarakat,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa peningkatan kualitas jaringan telekomunikasi tidak hanya mendukung komunikasi masyarakat, tetapi juga berperan penting dalam menunjang berbagai aktivitas lainnya, seperti pendidikan, layanan publik, serta pengembangan ekonomi digital di desa.
Kedatangan tim survei di Desa Deling disambut oleh Kepala Desa Amir Amzah bersama tokoh masyarakat setempat. Amir menyampaikan dukungannya terhadap rencana penguatan jaringan tersebut, mengingat masih terdapat beberapa wilayah yang mengalami keterbatasan sinyal.
Baca Juga : Rapat Paripurna XV DPRD Sumsel, Pandangan Umum Fraksi-Fraksi Terhadap Raperda Pertanggungjawaban APBD Provinsi Sumsel Tahun 2024
Menurutnya, keberadaan BTS baru akan sangat membantu masyarakat, khususnya pada momen Lebaran ketika aktivitas komunikasi dengan keluarga di perantauan meningkat.
“Jika jaringan semakin baik, masyarakat akan lebih mudah berkomunikasi dengan keluarga yang berada di luar daerah. Saat Lebaran, biasanya banyak warga melakukan panggilan video dengan kerabat mereka,” ujar Amir.
Hal senada juga disampaikan oleh tokoh masyarakat Desa Deling, Fahrul Rozi, yang juga menjabat sebagai imam masjid setempat. Ia menilai bahwa akses internet yang lebih baik akan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Menurut Fahrul, saat ini banyak aktivitas warga yang bergantung pada koneksi internet, mulai dari pembelajaran anak-anak hingga pelaku usaha kecil yang memasarkan produknya secara daring.
“Dengan jaringan yang semakin kuat, masyarakat akan lebih mudah mengakses berbagai layanan digital. Ini tentu sangat membantu dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Bagi masyarakat desa, keberadaan jaringan telekomunikasi yang stabil tidak hanya menjadi sarana komunikasi, tetapi juga menjadi jembatan yang menghubungkan hubungan sosial dengan keluarga yang berada jauh dari kampung halaman.
Karena itu, penguatan jaringan menjelang Ramadan dan Idul Fitri ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan komunikasi sekaligus mempererat hubungan sosial masyarakat. (zep)
Post Views: 526
BTS OKI Sumatera Selatan Diskominfo OKI Telkomsel Internet Gotong Royong Telkomsel jaringan internet desa OKI jaringan internet pedesaan Sumsel sinyal Telkomsel OKI Telkomsel OKI jaringan internet desa
Ikuti Kami
Navigasi pos
Pos sebelumnya Pemkab Musi Banyuasin Ikuti Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran 2026 oleh BPKP Sumsel
Pos berikutnya Safari Ramadan di Mesuji, Bupati OKI Pastikan Bantuan Tepat Sasaran