Portal Media Online - Pemerintah Kabupaten Banyuasin menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk membersihkan timbunan pelepah kelapa sawit di kawasan Jalan Lingkar dan Komplek Perkantoran guna memperbaiki estetika kota.
Instruksi ini dikeluarkan setelah rapat koordinasi gotong royong yang dipimpin oleh Wakil Bupati Banyuasin, Netta Indian, bersama Sekretaris Daerah Banyuasin, Erwin Ibrahim. Rapat ini diadakan sebagai respons terhadap banyaknya limbah pemangkasan yang terbengkalai.
Pemerintah Kabupaten Banyuasin menetapkan beberapa langkah strategis dalam penataan ruang publik dan optimalisasi kinerja perangkat daerah. Langkah ini mencakup penetapan pembagian lokasi kapling kebersihan secara spesifik untuk setiap instansi pemerintah dengan menggunakan teknologi pemetaan satelit. Selain itu, akan ada pemberian teguran administratif bagi pimpinan instansi yang mengabaikan kebersihan area yang telah ditentukan.
Sekda Banyuasin menginstruksikan agar setiap pimpinan instansi memantau proses pembersihan sisa tanaman di wilayah masing-masing dan tidak menunda jadwal gotong royong yang telah ditetapkan sebelumnya. Tumpukan pelepah kering yang sering menumpuk di pinggir jalan utama setelah kegiatan pemeliharaan dianggap menciptakan kesan kumuh di kawasan strategis pertumbuhan ekonomi daerah.
Rapat koordinasi juga merumuskan rencana jangka panjang untuk mengganti pohon kelapa sawit di pinggir jalan dengan tanaman hias jenis tabebuya. Program ini diharapkan menciptakan suasana perkotaan yang lebih asri dan tertata, sejalan dengan amanat Presiden Republik Indonesia mengenai penciptaan lingkungan yang bersih dan sehat. Pembersihan akan mencakup lahan publik, fasilitas umum, serta kewajiban menjaga kebersihan halaman rumah dinas pejabat sesuai tugas pokok dan fungsi. Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Zazili Mustopa, memandu pembagian tugas agar tanggung jawab setiap satuan kerja menjadi lebih jelas dan terukur.