Tri Widodo: Penyandang Disabilitas Sukses Bantu Ekonomi Keluarga Melalui Dapur MBG
Sumber Foto: RM.ID
Sosial

Tri Widodo: Penyandang Disabilitas Sukses Bantu Ekonomi Keluarga Melalui Dapur MBG

Portal Media Online - RM.id Rakyat Merdeka - Tri Widodo (31 tahun), sosok berkebutuhan khusus sejak lahir, bahagia bisa bekerja di dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Dia pun bersemangat setiap kali memulai hari.

Semua bermula saat ia memberanikan diri untuk mengikuti seleksi di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pucangan 1 Kertasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Dia antusias ikut mendaftar.

“Menunggu (pengumuman) beberapa hari, sambil mohon doa kepada teman-teman dan ibu. Akhirnya kesampaian juga kuterima di sini sebagai pencuci ompreng,” kata Widodo, seperti keterangan Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI.

Sebelum bekerja di SPPG Pulangan 1, Widodo menjadi pegawai di sebuah percetakan lembar kerja siswa (LKS). Dia bertugas mengemas buku-buku LKS sebelum didistribusikan.

Meski tak bisa sempurna menggerakkan tangan dan kakinya, Widodo dipercaya oleh dapur MBG untuk bekerja di sana. Dia pun senang karena rekan-rekannya tak mempermasalahkan kondisi fisik dia.

“Lingkungannya, teman-teman, itu akrab sekali. Bisa membantu sesama. Bisa sharing bareng, bisa kompak gitu,” katanya.

Bekerja di dapur MBG membuat dia bisa memenuhi kebutuhan pribadinya. Dia juga terharu karena bisa memenuhi kebutuhan keluarga, terutama membahagiakan ibunya.

“Saat ini bisa bisa membeli barang sendiri, kebutuhan sendiri. Bisa menabung, bisa membantu orang tua,” kata Widodo.

Dia berharap bisa lebih lama lagi bekerja di dapur MBG. Untuk itu, dia sangat berterima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto yang telah mencetuskan program ini.

“Harapan saya bisa cukup lama (di dapur MBG). Bisa kerja di sini terus,” ujarnya.

“Terima kasih Pak Prabowo atas MBG-nya. Aku sangat terbantu sekali dengan MBG ini. Bisa mencukupi (kebutuhan) keluarga,” kata Widodo, yang mengaku masih ikut tinggal bersama orang tua dan seorang saudaranya.