Portal Media Online - Pentagon mengerahkan lebih banyak jet tempur siluman F-35 Lightning II dan F-16 Fighting Falcon ke Timur Tengah seiring meningkatnya ketegangan dalam perang melawan Iran.
Pemerintahan AS telah meningkatkan kampanye udara terhadap Iran setelah gencatan senjata antara kedua pihak runtuh, dipicu oleh perselisihan terkait Selat Hormuz. Sejak saat itu, pasukan AS telah melakukan serangan terhadap infrastruktur di Iran, termasuk jembatan dan target lainnya.
Pengarahan jet tempur tambahan ini diungkap oleh Air and Space Forces Magazine, berdasarkan informasi dari sumber yang mengetahui situasi tersebut. Jet tempur F-16 yang dikirim berasal dari Skuadron Tempur ke-480 di Pangkalan Udara Spangdahlem, Jerman, sedangkan F-35 dikerahkan dari Sayap Tempur ke-48 di RAF Lakenheath, Inggris. Selain itu, beberapa pesawat tanker pengisian bahan bakar juga menuju ke kawasan tersebut.
Meski demikian, AS telah menarik beberapa kekuatan udara yang dikerahkan untuk Operasi Epic Fury melawan Iran. Dalam beberapa minggu terakhir, setengah lusin pesawat B-52H Stratofortress yang sebelumnya dikerahkan ke RAF Fairford, Inggris, telah kembali ke pangkalan, sementara beberapa pesawat B-1B Lancer tetap berada di lokasi tersebut.