Harga Minyak WTI Meningkat di Atas $81 di Tengah Ketegangan Timur Tengah
Internasional

Harga Minyak WTI Meningkat di Atas $81 di Tengah Ketegangan Timur Tengah

Portal Media Online - Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) mengalami kenaikan signifikan, diperdagangkan sekitar $81,10, setelah serangan baru Amerika Serikat terhadap Iran menimbulkan kekhawatiran akan gangguan pasokan energi global.

Awal Kejadian

Ketegangan di Timur Tengah meningkat setelah Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap fasilitas militer Iran. Menurut Komando Pusat AS (CENTCOM), serangan ini bertujuan untuk melemahkan kemampuan militer Iran, yang beroperasi di sekitar Selat Hormuz.

Perkembangan

Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) memberikan pernyataan tegas bahwa tidak ada ekspor minyak atau gas yang akan melalui Selat Hormuz selama serangan AS berlangsung. Mereka juga memperingatkan akan adanya pembalasan yang lebih kuat terhadap Amerika Serikat dan negara-negara yang memiliki pangkalan militer AS. Iran bahkan mengancam akan menutup Laut Merah, sementara Qatar mengklaim telah mencegat serangan rudal.

Kondisi Terakhir

Kekhawatiran terhadap arus energi global semakin meningkat. Direktur Eksekutif International Energy Agency (IEA), Fatih Birol, mengingatkan bahwa jika pengiriman minyak melalui Selat Hormuz tidak segera dilanjutkan, keamanan energi global akan terancam. Para analis di Commerzbank juga mencatat bahwa risiko geopolitik mendukung pasar minyak, dengan potensi blokade terhadap Selat Bab el-Mandeb yang dapat mendorong harga minyak lebih tinggi.

You can share this post!