Portal Media Online - Pemerintah Tetapkan Awal Syawal Berdasarkan Hisab dan Rukyat Terintegrasi
Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam sidang isbat yang digelar, Sabtu (29/3/2025) di Kantor Kemenag RI, Jakarta Pusat.
Bagikan di Facebook Bagikan di Twitter
Pranala.co, JAKARTA – Kementerian Agama akan menggelar sidang penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Idulfitri 2026 pada 19 Maret mendatang. Sidang isbat yang bertepatan dengan 29 Ramadhan 1447 H itu akan berlangsung di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta.
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rokhmad, menyampaikan seluruh persiapan sidang telah dilaksanakan sesuai prosedur yang berlaku. Aspek substansi maupun dukungan teknis telah dipastikan kesiapannya.
PILIHAN REDAKSI
Hilal di IKN Kaltim Tak Penuhi Kriteria MABIMS, Pengamatan Terkendala Cuaca dan Waktu
19 Maret 2026 | 21:32
Resmi! Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh 21 Maret 2026
19 Maret 2026 | 20:55
“Pelaksanaan sidang didasarkan pada data hisab dan hasil rukyat yang diverifikasi, serta melalui mekanisme yang terbuka kepada publik,” ujar Abu Rokhmad di Jakarta, Minggu (1/3/2026).
Pelaksanaan sidang tahun ini kembali dipusatkan di Auditorium HM Rasjidi setelah sebelumnya menjalani renovasi. Pemilihan lokasi tersebut mempertimbangkan sejumlah aspek teknis.
Selain ketersediaan ruang representatif bagi tamu undangan, lokasi tersebut dipilih mengingat suasana perkantoran dan lalu lintas yang relatif lengang. Kondisi ini terjadi karena sebagian besar pegawai dan masyarakat telah memasuki masa mudik Lebaran.
“Hal ini dinilai akan memudahkan pengaturan akses lalu lintas dan area parkir,” tambahnya.
Sidang isbat akan melibatkan berbagai unsur pakar dan instansi terkait. Diantaranya astronom dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), planetarium, observatorium, perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam, serta instansi terkait lainnya.
“Karena melibatkan representasi yang luas, keputusan sidang isbat memiliki legitimasi keagamaan yang kuat,” tegas Abu Rokhmad.
Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah, Arsad Hidayat, menambahkan kesiapan teknis terus dimatangkan. Koordinasi pemantauan rukyatul hilal di berbagai titik di Indonesia menjadi fokus utama.
“Dari sisi teknis, kami telah menyiapkan dukungan sarana dan prasarana sidang, sistem pelaporan rukyat, serta koordinasi dengan titik-titik pemantauan hilal di seluruh Indonesia. Harapannya, proses sidang dapat berjalan tertib, akurat, dan informatif bagi masyarakat,” ujar Arsad.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk menunggu pengumuman resmi pemerintah setelah seluruh rangkaian sidang selesai dilaksanakan.
Sidang isbat akan mengikuti rangkaian tahapan yang sistematis. Pertama, seminar posisi hilal yang membahas data astronomis. Selanjutnya, verifikasi laporan rukyatul hilal dari berbagai daerah di Indonesia.
Tahapan terakhir adalah pelaksanaan sidang isbat itu sendiri dan pengumuman resmi penetapan 1 Syawal 1447 H oleh Menteri Agama. Keputusan tersebut akan menjadi acuan bagi seluruh umat Islam di Indonesia dalam menentukan hari raya Idulfitri. (RE)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami
Tags: Idulfitri Sidang Isbat
Previous Post
Iran Umumkan 3 Pengganti Ali Khamenei usai Serangan AS-Israel
Next Post
Ratusan Pelajar Bontang Ramaikan Lomba Ramadan KKSS
BACA JUGA
Ada 12 Proyek Menunggu, DPRD Pangkep Minta Pembangunan Piping Disinkronkan
14 Juni 2026 | 19:40
Lahan Gedung Bulog Bontang Hampir Beres, Tinggal Tunggu Tahap Akhir
14 Juni 2026 | 17:20
Bambang Soepriyadi Terpilih Aklamasi Pimpin Demokrat Kaltim hingga 2031
14 Juni 2026 | 00:24
Pulang Kuliah, Mahasiswi di Samarinda Tiba-Tiba Roboh Kena Tembakan
14 Juni 2026 | 00:07
Jejak Email jadi Petunjuk, Remaja Bontang yang Hilang Ditemukan di Samarinda
13 Juni 2026 | 23:49
BBM Naik, SPBU dan APMS di Kubar Dijaga Ketat demi Amankan Harga Pokok
13 Juni 2026 | 23:38
Tinggalkan Balasan
Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *
Komentar *
Nama *
Email *
Situs Web
Simpan nama, email, dan situs web saya pada peramban ini untuk komentar saya berikutnya.