Transformasi Kuliah Daring di Universitas Hasanuddin
Ruang Daring

Transformasi Kuliah Daring di Universitas Hasanuddin

Portal Media Online - Pandemi COVID-19 yang melanda sejak awal 2020 memaksa Universitas Hasanuddin untuk beradaptasi dengan cepat, mengalihkan seluruh proses belajar mengajar ke sistem daring. Perubahan ini mencakup tidak hanya ruang kelas, tetapi juga seluruh aktivitas akademik dan administratif.

Awal Kejadian

Dengan kebijakan perkuliahan daring yang diambil secara cepat, aktivitas kampus yang dulunya berlangsung normal mendadak bergeser ke ruang digital. Kelas, bimbingan skripsi, seminar, dan ujian dilaksanakan melalui platform daring, sementara layanan administrasi seperti pengajuan surat aktif dan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) juga beralih ke sistem digital.

Perkembangan

Dalam perjalanan kuliah daring ini, mahasiswa menghadapi berbagai tantangan, termasuk keterbatasan jaringan internet dan mahalnya kuota. Sistem pembelajaran yang digunakan, seperti Sikola, mengalami gangguan akibat lonjakan pengguna, berdampak pada absensi, pengumpulan tugas, dan akses materi. Hal ini menunjukkan bahwa akses pendidikan digital belum merata, terutama bagi mahasiswa yang kesulitan mendapatkan sinyal di daerah mereka.

Kondisi Terakhir

Setelah pandemi, kuliah daring tidak lagi dianggap sebagai solusi darurat. Kebijakan pembelajaran daring terus diterapkan dalam situasi tertentu, termasuk saat aksi demonstrasi dan acara Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional. Meski perkuliahan tatap muka telah kembali, praktik daring tetap ada, dengan kebijakan work from home setiap hari Jumat. Pengalaman kuliah daring ini telah membentuk cara baru dalam memandang kesiapan sistem pendidikan dan kesetaraan akses di perguruan tinggi.

You can share this post!