Mitratel dan AALTO Perpanjang Kerja Sama Kembangkan Stratospace hingga 2027
Portal Media Online - JAKARTA, KOMPAS.com – PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel memperpanjang kolaborasi strategis dengan AALTO HAPS Limited (AALTO), anak usaha Airbus, dalam pengembangan Stratospace dan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia.
Kesepakatan tersebut dituangkan dalam Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang ditandatangani di sela ajang Mobile World Congress di Barcelona, Spanyol, Senin (2/3/2026).
Penandatanganan ini menjadi kelanjutan kerja sama kedua perusahaan yang sebelumnya telah dimulai pada 2023.
Lihat Foto
Melalui kerja sama ini, kedua pihak menegaskan komitmen untuk menghadirkan solusi konektivitas yang inovatif, andal, dan berkelanjutan di Indonesia.
Dalam kolaborasi tersebut, AALTO akan berperan sebagai penyedia layanan konektivitas Stratospace dan operasional Stratocraft.
Peran ini mencakup aktivitas penempatan, pengoperasian, serta pengelolaan solusi konektivitas berbasis platform ketinggian tinggi atau High Altitude Platform System (HAPS).
Sementara itu, Mitratel sebagai penyedia infrastruktur menara telekomunikasi, yang juga merupakan operating company PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), akan mendukung implementasi inisiatif tersebut melalui penyediaan dan pengelolaan layanan infrastruktur menara telekomunikasi.
Perluasan ruang lingkup kerja sama ini merupakan kelanjutan dari nota kesepahaman yang telah disepakati pada 2023.
Dalam tahap lanjutan ini, Mitratel menyatakan komitmennya untuk terus mendorong inovasi sekaligus mengantisipasi kesiapan teknologi sebelum diimplementasikan secara luas.
Untuk memastikan kelayakan proyek, kedua pihak akan menggunakan kerangka implementasi yang terstruktur.
Lihat Foto
Melalui pendekatan ini, kapabilitas serta potensi kontribusi masing-masing pihak akan dievaluasi secara menyeluruh melalui studi kelayakan yang komprehensif.
Studi tersebut akan mencakup berbagai aspek, mulai dari bisnis, finansial, teknis, operasional, geografis, komersial, hukum, regulasi, hingga perpajakan serta aspek relevan lainnya.
Selain itu, kedua perusahaan juga akan berkoordinasi dan menjalankan proses yang diperlukan untuk memperoleh perizinan, persetujuan, dan dokumentasi dari instansi pemerintah serta lembaga terkait, dengan tetap mematuhi seluruh ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
CEO Mitratel Theodorus Ardi Hartoko menegaskan, kolaborasi ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam memperkuat ekosistem infrastruktur digital nasional.
“Melalui kolaborasi strategis dengan AALTO, kami berupaya membangun model sinergi terintegrasi antara infrastruktur menara dan teknologi HAPS guna meningkatkan kualitas, cakupan, serta ketahanan layanan telekomunikasi di Indonesia," jelas Theodorus dalam keterangan tertulis, Selasa (3/3/2026).




